Tag Archives: Iran foto

Iran Siap Ambil Tindakan Tegas Jika Israel Menyerang

1676570117-iran-siap-ambil-tindakan-tegas-jika-israel-menyerang

Iran Siap Ambil Tindakan Tegas Jika Israel Menyerang

Iran siap mengambil tindakan nyata dan tegas jika Israel menyerang fasilitas nuklirnya. Penegasan itu disampaikan pejabat senior parlemen Iran.

Pernyataan Alaeddin Broujerdi, kepala komite parlemen Iran soal keamanan nasional dan kebijakan luar negeri itu disampaikan menyusul statemen Wakil Presiden (Wapres) AS Joe Biden seputar ancaman nuklir Iran. Biden mengatakan, Israel punya hak penuh untuk memutuskan apa yang terbaik dalam menangani ancaman nuklir Iran.

“Kami tak bisa mendikte negara berdaulat lainnya tentang apa yang bisa mereka lakukan dan apa yang tidak bisa,” ujar Biden.

“Baik AS dan Israel sadar akan konsekuensi keputusan yang keliru,” kata Broujerdi kepada wartawan di Kedutaan Besar (Kedubes) Iran di Tokyo, Jepang.

“Saya yakin respons kami akan real dan tegas,” tegas Broujerdi. Dia menolak menjelaskan lebih jauh pernyataannya itu.

Israel sejak lama mengkhawatirkan Iran diam-diam tengah mengembangkan senjata nuklir lewat program nuklir yang dimilikinya. Pemerintah Iran telah berulang kali membantah hal itu. Ditegaskan Iran bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi listrik.

Pemerintah Israel sebelumnya telah mengungkapkan harapannya untuk menghentikan program nuklir Iran lewat diplomasi. Namun negeri Yahudi itu juga tidak mengesampingkan kemungkinan melancarkan aksi militer ke Israel.

Iran, Iran musik, Iran video, Iran foto, Iran cinta, Iran berita, Iran awek, Iran kontraksi, Iran Hiburan, Iran malaysia, Iran Melayu, Iran Indon, Iran Indonesia, Iran gambar, Iran cerita, Iran pilihan, Iran kl, Iran bf1,Berita Hiburan musik, Berita Hiburan video, Berita Hiburan, Berita, Hiburan cinta, Berita Hiburan berita, Berita Hiburan awek, Berita Hiburan kontraksi, Berita Hiburan Hiburan, Berita Hiburan malaysia, Berita Hiburan Melayu, Berita Hiburan, Berita Hiburan Indonesia,Berita Hiburan gambar, Berita Hiburan cerita, Berita Hiburan pilihan, Berita Hiburan kl, Berita Hiburan bf1, Artis musik, Artis video, Artis foto,Artis berita, Artis awek, Artis kontraksi, Artis Hiburan, Artis malaysia, Artis Melayu, Artis Indon, Artis Indonesia, Artis gambar, Artis cerita, Artis pilihan, Artis kl, Artis bf1, Artis foto, Artis Indon, Artis cinta, hiburan malaysia, hiburan melayu, hiburan korea, hiburan jepun, hiburan

Demonstran Iran Ditahan di Rumah Sakit

316420951-demonstran-iran-ditahan-di-rumah-sakit

Protes Pemilu di Iran

Demonstran Iran Ditahan di Rumah Sakit

VIVAnews – Demonstran Iran yang terluka dalam aksi protes pasca pemilihan presiden, ditahan di rumah sakit oleh anggota badan paramiliter pemerintah, Basij.

“Anggota Basijis menunggui mereka,” kata Banafsheh Akhlaghi, direktur regional barat organisasi hak asasi manusia, Amnesti Internasional, kepada stasiun televisi CNN, Sabtu, 27 Juni 2009.

Basij merupakan pihak yang mematahkan aksi demonstran dalam aksi pasca pemilihan 12 Juni lalu.

Amnesti Internasional mengumpulkan keterangan dari orang yang telah meninggalkan Iran dan ekspatriat yang memiliki kerabat di Teheran.

Mereka mengatakan, profesional medis dilarang mengumpulkan informasi dari demonstran yang terluka dalam aksi jalanan itu. Tim medis juga dilarang menanyai korban tentang bagaimana luka-luka itu terjadi.

Jika pasien sudah selesai dirawat di rumah sakit, Basij memindahkan mereka dari rumah sakit ke sebuah lokasi rahasia, kata Akhlaghi. Pemerintah Iran melarang media luar meliput di wilayah republik Islam tersebut.

Namun, CNN berhasil mendapat informasi serupa, termasuk dari seorang perempuan yang tiba di Amerika Serikat (AS) dari Iran dengan kondisi pergelangan kaki dan tangan terluka.

Perempuan yang tidak bersedia menyebut namanya karena khawatir akan keselamatannya tersebut mengatakan, dia mengalami cidera dalam aksi tersebut, tetapi takut memeriksakan diri ke rumah sakit. Dia memanggil dokter ke rumah untuk merawatnya.

“Intinya adalah, ketika mereka dibawa ke rumah sakit, mereka sebenarnya tidak dibawa ke sana,” kata rekan korban.

“Sama seperti wartawan yang dilarang memberitakan apa yang sebenarnya mereka lihat, rumah sakit, level administratif juga diperintahkan untuk menjauh dari publik karena rezim menganggap mereka akan menjatuhkan rezim,” lanjutnya.

Amnesti Internasional juga melaporkan penahanan sedikitnya 70 profesor dan delapan politisi yang sebagian besar adalah pejabat dari mantan Presiden Mohammad Khatami. Sebelum itu, aktivis oposisi dan wartawan dari media asing sudah ditahan.

Iran, Iran berita, Iran kini, Iran dunia, Iran asia, Iran malaysia, Iran melayu, Iran indon, Iran indonesia, Iran kl, Iran foto, Iran gambar, Iran terkini, Iran web, Iran harian, Iran baru, Iran bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita asia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik

Krisis di Iran Jauh dari Tuntas

1387507499-krisis-di-iran-jauh-dari-tuntas

Krisis di Iran Jauh dari Tuntas

Mustafa Abd Rahman

TEHERAN, KOMPAS.com – Parlemen Iran diperkirakan akan mengambil posisi yang berseberangan dengan Presiden Mahmoud Ahmadinejad. Skenario ini dapat terjadi apabila upaya parlemen Iran untuk mencari jalan keluar dari krisis mengalami kegagalan.

Jika skenario ini terjadi, parlemen bisa menolak pengesahan kabinet yang masih akan dibentuk Ahmadinejad. Penolakan ini bisa memaksa Ahmadinejad mengundurkan diri. Iran selanjutnya akan mengalami krisis politik lebih besar lagi.

Sinyal perpecahan anggota parlemen Iran sudah mulai tampak. Lebih dari dua pertiga anggota parlemen telah memboikot acara syukuran kemenangan Mahmoud Ahmadinejad sebagai presiden untuk periode kedua hari Selasa lalu.

Kubu konservatif memiliki sekitar 200 dari 290 kursi parlemen. Sekitar 50 persen anggota parlemen kubu konservatif menolak hadir pada acara syukuran kemenangan Ahmadinejad.

Dari Teheran diberitakan, seorang ulama garis keras bernama Ahmad Khatami mendesak pemerintah untuk ”lebih mengontrol” media asing dan meminta para penegak hukum menindak para pemimpin ”perusuh”. ”Media AS, Eropa, dan Inggris telah memutarbalikkan kebenaran lewat pemberitaan dan menambahkan minyak ke api,” katanya di Universitas Teheran.

Otoritas Iran telah melakukan pengekangan terhadap media asing sejak merebak protes atas terpilihnya kembali Mahmoud Ahmadinejad dalam pemilu 12 Juni. Penantang utamanya, Mir Hossein Mousavi, menuduh pemilu sarat dengan kecurangan.

Iran telah mengusir wartawan BBC, Jon Leyne, awal pekan ini dan menahan wartawan berdarah Inggris-Yunani, Jason Fowden, yang bekerja untuk The Washington Times. Jurnalis keturunan Iran-Kanada, Maziar Bahari, yang bekerja untuk mingguan AS, Newsweek, ditahan.

Masih panas

Kota Teheran hari Jumat (26/6) tampak normal. Lalu lintas di jalan-jalan raya mengalir seperti hari-hari biasa.

Namun, situasi politik di Iran masih panas karena oposisi meraih momentum. Kini ada upaya dari pihak ketiga, seperti lembaga parlemen dan akademisi, untuk mencari jalan keluar dari krisis.

Ada lembaga lain yang ikut berusaha mencari jalan keluar. Pihak ketiga itu mengusulkan agar perpecahan para elite politik segera diakhiri.

Delegasi parlemen yang dipimpin Ketua Komisi Keamanan dan Luar Negeri di parlemen Iran, Alaoddin Boroujerdi, menemui Mousavi dan Hashemi Rafsanjani dalam upaya mencari jalan keluar. Rafsanjani adalah pendukung Mousavi. Rafsanjani dan Mousavi menyatakan kesanggupan mencari solusi atas krisis politik itu.

Namun, Mousavi tetap bersikeras menolak hasil pemilu dan tetap menuntut pemilu diulang. Menurut Mousavi, keberadaan pemimpin spiritual adalah sebuah keharusan sesuai konsep negara wilayat al Fakih. Namun, Mousavi menolak tegas jika pemimpin spiritual dan presiden ada dalam satu kubu.

Mousavi meminta dibentuk komite penyelidik kebenaran untuk menyelesaikan sengketa pemilu lalu. Mousavi juga mengusulkan masalah pemilu diajukan pada Dewan Penentu Kemaslahatan Pemerintah. Namun, Ahmadinejad menolak.

Sebelumnya, hari Rabu lalu, delegasi dari akademisi menemui Mousavi untuk mendiskusikan jalan keluar krisis politik di Iran saat ini. Akan tetapi, pertemuan Mousavi dan para akademisi itu membawa masalah baru. Situs milik Mousavi memberitakan, sebanyak 70 akademisi ditangkap setelah bertemu Mousavi. Kantor berita resmi Iran, IRNA, membantah. IRNA mengutip pejabat tinggi Iran yang mengatakan tidak ada akademisi ditangkap. Namun, pihak kejaksaan agung mengontak mereka setelah menemui Mousavi.

IRNA menyatakan beredarnya berita keliru itu menunjukkan kantor berita asing terus menyebarkan berita bohong tentang situasi dalam negeri Iran.

Direktur kantor berita IRNA, Muhamad Ja’fari Bahdad, menuduh Rafsanjani bertanggung jawab atas krisis politik di Iran. Bahdad menyebut Rafsanjani dan keluarganya sebagai mafia yang tamak kekuasaan.

Karroubi tetap tolak

Secara terpisah, capres yang kalah dari kubu reformis, Mehdi Karroubi, menolak keras hasil pemilu. ”Saya tidak menolak Dewan Garda, tetapi saya menolak kinerja Departemen Dalam Negeri dan Komisi Pemilu,” ujar Karroubi.

Karroubi lalu menuduh dua lembaga itu berpihak kepada Ahmadinejad. Ia berjanji akan melanjutkan menempuh jalur hukum untuk menuntut keadilan soal hasil pemilu.

Direncanakan, delegasi parlemen Iran yang dipimpin Alaoddin Boroujerdi juga akan menemui Mehdi Karroubi.

(REUTERS/AP/AFP/OKI)

Iran, Iran berita, Iran kini, Iran dunia, Iran asia, Iran malaysia, Iran melayu, Iran indon, Iran indonesia, Iran kl, Iran foto, Iran gambar, Iran terkini, Iran web, Iran harian, Iran baru, Iran bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita asia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik