Tag Archives: etnis

Presiden China Terpaksa Absen dari KTT G-8

13

Hu Jintao

Presiden China Terpaksa Absen dari KTT G-8

VIVAnews – Presiden China, Hu Jintao, terpaksa membatalkan rencana menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G8 di Italia, yang dimulai Rabu, 8 Juli 2009. Pasalnya, Hu lebih mengkhawatirkan situasi keamanan di provinsi Xinjiang-Uyghur di bagian barat laut China, menyusul kerusuhan etnis Minggu lalu.

Laman The Wall Street Journal mengungkapkan bahwa Hu sehari sebelumnya sudah berada di Italia atas undangan forum G-8, yang beranggotakan delapan negara maju (Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Kanada, Jepang, dan Rusia).

Namun, sumber dari kementrian luar negeri China mengungkapkan bahwa Hu kemudian memutuskan pulang setelah mendengar bahwa situasi di Xinjiang kembali ricuh Selasa 7 Juli 2009. Pasalnya, pada hari itu berlangsung demonstrasi dari kedua etnis yang bertikai, yaitu etnis Uyghur dan Han.

Masing-masing kelompok saling menuding sebagai pihak yang bertanggungjawab atas kerusuhan berdarah, Minggu 5 Juli 2009, yang menewaskan lebih dari 150 orang dan melukai lebih dari 1.000 warga di kota Urumqi.

Urumqi merupakan ibukota provinsi Xinjiang-Uyghur, yang termasuk sebagai kawasan otonomi khusus. Mayoritas penduduk di provinsi Xinjiang adalah etnis Uyghur, yang sebagian besar beragama Islam. Namun di Urumqi sendiri, mayoritas penduduk adalah etnis Han.

Kerusuhan itu merupakan kelanjutan dari konflik lama dimana etnis Uyghur merasa bahwa pemerintah selama ini memperlakukan mereka sebagai warga kelas dua. Pasca kerusuhan, pemerintah China langsung memobilisasi pasukan keamanan ke kota Urumqi. Kendati demikian, situasi di Urumqi masih mencekam.

Sementara itu, kalangan pengamat menilai bahwa absennya Hu dari KTT G-8 bakal mengurangi bobot pembicaraan forum para pemimpin negara maju itu. Pasalnya, pada pertemuan tahun ini, G8 mengharapkan partisipasi China untuk turut memperkuat komitmennya mengatasi resesi ekonomi global.

Kendati bukan sebagai anggota G8 dan masih berstatus negara berkembang, China dalam dua dekade terakhir memiliki pertumbuhan ekonomi yang paling pesat. Selain itu, China juga dinilai sebagai kekuatan baru dalam perdagangan dunia.

Polisi di Kota Urumqi, China, bersiap menghadang demonstran. (AP Photo)

Selain itu, dengan absennya Hu, kalangan pengamat bertanya-tanya apakah delegasi China tetap berupaya memajukan sejumlah ageda dengan para anggota G-8. Diantara agenda yang diperjuangkan China adalah usulan mereformasi sistem moneter internasional.

“China kecil kemungkinan akan membicarakan wacana mata uang alternatif pengganti dolar AS sebagai mata uang jangkar bagi sistem moneter internasional,” kata Masaki Fukui, ekonom dari Mizuho Corporate Bank.

– Jadi yang paling dulu tahu hasil Pilpres 2009! Ikuti Quick Count tercepat dan terakurat. Update tiap jam! Ketik REG<spasi>HASIL kirim ke 9386. Tarif Rp 1.000 per SMS, untuk semua operator.

China, China berita, China kini, China dunia, China Chinaia, China malaysia, China melayu, China indon, China indonesia, China kl, China foto, China gambar, China terkini, China web, China harian, China baru, China bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita Chinaia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik

Etnis Han dan Uyghur Saling Berunjuk Rasa

1

Polisi China di Kota Urumqi bersiap menghadang para demonstran

Etnis Han dan Uyghur Saling Berunjuk Rasa

VIVAnews – Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan ratusan warga etnis Han yang memenuhi jalanan di Urumqi, provinsi Xinjiang, Selasa siang 7 Juli 2009. Penduduk Han ini menyusuri jalanan sambil membawa tongkat dan merusak toko-toko yang dimiliki kelompok Muslim dari etnis Uyghur.

Polisi meminta para pengunjuk rasa Han ini menghentikan aksinya. Namun dua kelompok lain bergabung dengan 300 orang yang telah memenuhi jalan Jiefang Nan. Polisi menduga kelompok ini bergerak menuju Grand Bazaar, basis masyarakat Muslim di Urumqi.

Sebelumnya, sekitar 200 orang warga Uyghur berunjuk rasa menuntut pembebasan keluarga mereka yang ditahan setelah aksi protes Minggu (5/7) berakhir rusuh. Setidaknya 156 orang tewas dan lebih dari 800 orang terluka. Polisi telah menangkap 1.434 tersangka berkaitan dengan kejadian ini.

Para pengunjuk rasa Uyghur yang didominasi perempuan ini mengatakan polisi mendatangi permukiman mereka untuk menelanjangi dan memeriksa para pria. “Suami saya diperiksa dan ditahan bersama 300 orang lainnya,” kata seorang pengunjuk rasa, Aynir.

Kekerasan dan protes ini membuat hubungan antara etnis minoritas Uyghur dengan etnik Han di Xinjiang memanas. Kawasan Otonomi Xinjiang merupakan daerah strategis yang berbatasan dengan Rusia, Pakistan, Afghanistan, dan beberapa negara lainnya. Wilayah ini merupakan salah satu provinsi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi berkat industri minyak dan gas. (AP)

Etnis Han, Etnis Han berita, Etnis Han kini, Etnis Han dunia, Etnis Han Etnis Hania, Etnis Han malaysia, Etnis Han melayu, Etnis Han indon, Etnis Han indonesia, Etnis Han kl, Etnis Han foto, Etnis Han gambar, Etnis Han terkini, Etnis Han web, Etnis Han harian, Etnis Han baru, Etnis Han bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita Etnis Hania, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik

Buntut Kerusuhan, Kantor Dubes China di Eropa Diserang

14

Polisi menggotong seorang perempuan yang pingsan di tengah jalan saat terjadi demonstrasi di kota Urumqi, Xinjiang, China, Selasa (7/7). (Reuters)

Buntut Kerusuhan, Kantor Dubes China di Eropa Diserang

BEIJING – Kantor kedutaan China di Belanda diserang beberapa aktivis pro-Uighur, China. Mereka memrotes tewasnya 156 orang dalam kerusuhan di Urumqi, Xinjiang, wilayah yang didiami Muslim China.

Juru bicara kantor Kementerian Luar Negeri China di Beijing, Qin Gang, seperti dikutip Reuters, Selasa (7/7/2009), menyatakan para aktivis melempari kaca jendela dengan batu.

Selain itu, kantor konsulat China di Munich, Jerman, juga menjadi sasaran amuk massa. Dua orang tak dikenal melempari bom molotov, Senin kemarin. Tidak ada keterangan korban mengenai korban luka dan kerusakan.

Kerusuhan di Urumqi terjadi pada Minggu, 5 Juli lalu, ketika polisi China berupaya membubarkan aksi unjuk rasa damai warga Uighur, yang meminta digelarnya investigasi atas kematian 2 warga Uighur ketika terjadi bentrok dengan para pekerja dari etnis Han di pabrik mainan di Provinsi Guangdong, China Selatan, bulan lalu.

Insiden terjadi setelah meningkatnya ketegangan antara otoritas pemerintahan yang kuasai mayoritas etnis Han dan etnis Uighur. Warga Uighur selama ini mengaku mendapatkan diskriminasi ekonomi dan sosial oleh kebijakan pembangunan Beijing.

Warga Uighur selama ini telah dipinggirkan secara sistematis dengan masuknya etnis Han ke kawasan Xinjiang, untuk mengeksploitasi minyak, gas alam, dan sumber daya pertanian, sebagai bagian dari kebijakan Beijing.

Eropa, Eropa berita, Eropa kini, Eropa dunia, Eropa Eropaia, Eropa malaysia, Eropa melayu, Eropa indon, Eropa indonesia, Eropa kl, Eropa foto, Eropa gambar, Eropa terkini, Eropa web, Eropa harian, Eropa baru, Eropa bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita Eropaia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik