Tag Archives: China indon

China Berlakukan Jam Malam di Urumqi

8

Seorang ibu dan anaknya menyelamatkan diri dari kerusuhan di Urumqi, China

China Berlakukan Jam Malam di Urumqi

VIVAnews – Pemerintah China memberlakukan jam malam di sejumlah distrik utama di kota Urumqi, provinsi otonomi khusus Xinjiang, Selasa 7 Juli 2009. Sementara itu situasi di kota yang terletak di bagian barat China itu mulai tenang setelah akhir pekan lalu dipenuhi warga etnik Uyghur yang melakukan unjuk rasa.

Aksi protes Minggu kemarin berakhir rusuh. Jumlah korban tewas yang dilaporkan media pemerintah kini bertambah, dari 140 menjadi 156 orang dan lebih dari 800 orang lainnya terluka. “16 korban tewas tambahan meninggal di rumah sakit dan ditemukan di jalanan,” demikian dilaporkan kantor berita pemerintah Xinhua seperti dikutip laman stasiun televisi CNN.

Pemerintah China mengatakan telah berhasil mengendalikan situasi dengan bantuan tentara dan polisi antihuru-hara. Lebih dari 700 tersangka telah ditahan pada Senin malam.

Kepolisian telah menggiring dan membubarkan massa yang berkumpul di dekat kota Kashi, prefektur Yili Kazak, dan Aksu. Polisi juga membubarkan kerumunan orang di masjid terbesar China Id Kah, Kashgar. Petugas keamanan membangun blokade di sejumlah wilayah dan menutup lalu lintas.

Warga keturunan Uyghur melakukan demonstrasi karena merasa diperlakukan sebagai warga kelas dua. Mereka juga mengaku mendapatkan perlakuan diskriminatif dari penduduk etnis mayoritas Han. Etnis Uyghur ini turun ke jalanan Urumqi pada Minggu (5/7).

Seorang saksi mengatakan bahwa protes dimulai Minggu pukul 17.00 waktu setempat. Unjuk rasa diikuti sekitar 1.000 pria, perempuan, dan anak-anak dari etnis Uyghur.

Polisi tiba di lokasi kejadian dan berusaha mengendalikan massa dengan mendirikan pembatas di jalanan. Namun pengunjuk rasa mendorong sekat dan melemparkan batu ke arah kendaraan yang melintas. Kemudian polisi antihuru-hara tiba dan berusaha membubarkan pemrotes dengan melemparkan gas air mata dan air.

Kongres Uyghur Dunia yang bermarkas di Munich, Jerman mengutuk cara pemerintah China menghentikan unjuk rasa. “Pemerintah China harus mengakui bahwa aksi yang berjalan damai ini dipicu kekerasan yang terjadi di pabrik mainan di Guangdong seminggu sebelumnya,” ujar organisasi tersebut melalui pernyataan resmi.

“Mereka harus mengaku bahwa ketidakmampuan polisi menghukum pelaku pembunuhan dua orang Uyghur di pabrik tersebut merupakan penyebab protes ini,” lanjut organisasi itu.

China, China berita, China kini, China dunia, China Chinaia, China malaysia, China melayu, China indon, China indonesia, China kl, China foto, China gambar, China terkini, China web, China harian, China baru, China bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita Chinaia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik

Pemimpin Uighur di Pengasingan Tolak Tuduhan China

3

Pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di Jalan Dawannanlu, Urumqi, Xinjiang UygurAutonomous Region, China, Minggu (5/7), dalam foto yang dirilis oleh kantor berita resmi China Xinhua. Kekerasan yang terjadi di Urumqi, pada Minggu (5/7) (ANTARA/REUTERS/Xinhua-Shen Qiao)

Pemimpin Uighur di Pengasingan Tolak Tuduhan China

Washington (ANTARA News/Reuters) – Perempuan pengusaha Uighur di pengasingan yang juga aktivis Rebiya Kadeer, Senin, menolak tuduhan pemerintah China bahwa dia berada di belakang kerusuhan yang berkecamuk di provinsi barat daya China, Xinjiang, di mana 156 orang dilaporkan tewas.

Media massa pemerintah China mengutip sejumlah pejabat yang tak disebutkan namanya, menyalahkan Kongres Uyghur Sedunia pimpinan Kadeer telah melakukan kekerasan, menyusul demonstrasi suku minoritas Uighur di jalan-jalan ibukota provinsi Urumqi, Minggu, dengan membakar serta melempari kendaraan-kendaraan dan toko-tokok, disamping juga bentrok dengan polisi.

“Tuduhan itu sama sekali keliru. Saya tidak mengorganisasikan protes apapun atau menyerukan rakyat untuk berdemonstrasi,” kata Kadeer melalui seorang penerjemahnya di Washington.

Kepada wartawan, Kadeer mengatakan bahwa dia hanya meminta saudara lelakinya untuk mengingatkan 40 sanak keluarga mereka di kawasan agar menjauhi demonstrasi.

“Seruan saya kepada saudara saya itu itu berarti saya mengorganisasikan seluruh peristiwa itu,” katanya.

Perempuan pengusaha berusia 62 tahun dan ibu dari 11 anak ini, berada di pengasingannya di Amerika Serikat sejak 2005, setelah bertahun-tahun di penjara dan dituduh melakukan kegiatan separatisme.

Kadeer mengatakan ada lima anak dan sembilan cucunya yang berada di Xinjiang, termasuk dua anak puteranya. Semua sanak keluarganya ini mengalami pengawasan yang amat ketat dan Kadeer menyerukan saudara lelakinya agar mereka berpencar guna mengindari tindakan lebih keras dari pemerintah.

Kadeer, yang pernah digadang-gadangkan sebagai pengusaha minoritas sukses sehingga disebut-sebut akan menjadi anggota lembaga konsultatif pada parlemen China sebelum kemudian berbenturan dengan Beijing, menyebut protes massa di Urumqi itu mulanya berlangsung damai sebagai unjuk reaksi mereka atas menjawab kematian dua buruh pabrik etnis Uighur di selatan China, bulan lalu.

“Mereka tidak melakukan kekerasan sebagaimana dituduhkan pemerintah China. Mereka bukan perusuh atau separatis,” katanya.

Ketika ditanya mengapa dia disalahkan atas percekcokan in, Kadeer menyamakan situasi yang sedang dihadapinya dengan keadaan yang dihadapi pemimpin spiritual Tibet di pengasingan, Dalai Lama. Protes dengan kekerasan merebak di Tiibet pada awal 2008.

“Apapun yang terjadi di Tibet, pihak berwenang China dengan cepat menuduh Yang Mulia Dalai Lama sebagai sumber kekacauan dan penghasut untuk semua masalah yang terjadi di Tibet, dan kejadian seperti itu berlaku terhadap saya,” kata Kadeer. (*)

China, China berita, China kini, China dunia, China asia, China malaysia, China melayu, China indon, China indonesia, China kl, China foto, China gambar, China terkini, China web, China harian, China baru, China bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita asia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik

Maksudnya Bunuh Diri Malah Habisi Nyawa 27 Orang

qGTHspNGOm

Maksudnya Bunuh Diri Malah Habisi Nyawa 27 Orang

BEIJING – Sebuah bus terbakar di China menewaskan 27 orang bulan lalu. Siapa sangka bus terbakar karena aksi nekat seorang pria yang ingin bunuh diri.

Kebakaran meluas dengan cepat karena alat pendingin udara di bus aktif, saat bus beroperasi di pagi jam sibuk di barat daya kota Chengdu. Bus terbakar habis  hanya dalam hitungan menit, menewaskan 27 orang dan melukai 70 lainnya.

Diberitakan Associated Press, Jumat (3/7/2009) yang mengutip laporan surat kabar China Daily, berdasarkan hasil penyelidikan polisi, seorang pria pengangguran menyalakan api setelah menyiram sekotak bensin ke bus.

Pria bernama Zhang Yunliang itu ditemukan tewas terbakar di bagian belakang bus.

“Berdasarkan pemeriksaan mayat Zhang ditemukan tergeletak di lantai. Dari posisinya, dia terlihat tidak bermaksud untuk lari saat api sudah menyala di dalam bus,” demikian dilaporkan China Daily.

Zhang melakukan bunuh diri karena masalah keuangan. Selama ini dia menumpang hidup dari anaknya. Namun tidak diketahui mengapa dia melakukan bunuh diri di tempat umum.

Sementara kantor berita Xinhua menyebutkan, insiden yang terjadi pada 5 Juni itu merupakan kecelakaan transportasi darat terburuk di China. Pintu dan jendela bus terkunci. Penumpang diselamatkan dengan memecahkan kaca jendela dari luar.

China, China berita, China kini, China dunia, China asia, China malaysia, China melayu, China indon, China indonesia, China kl, China foto, China gambar, China terkini, China web, China harian, China baru, China bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita asia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik