Rupiah Berpeluang Naik Lagi

Rupiah Berpeluang Naik Lagi

7

Rupiah Berpeluang Naik Lagi

JAKARTA – Nilai mata uang rupiah masih dimungkinkan untuk mengalami penguatan kembali pada perdagangan valas hari ini, Rabu (14/10/2009). Setelah menguat hingga mencapai angka Rp9.350 per USD pada perdagangan kemarin.

“Tinggal menunggu sentimennya saja datang,” kata analis valas Toni Mariano saat dihubungi okezone di Jakarta, Rabu (14/10/2009).

Sementara itu, jelasnya, jika kisaran normal rupiah hari ini adalah dilevel Rp9.400-9.500. Menurutnya, sentimen positif masih datang dari pelemahan dolar AS atas beberapa mata uang utama dunia, seperti Euro dan dolar Australia. “Rupiah masih wait and see atas kabinet (baru periode 2009-2014),” imbuhnya.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan kemarin, Selasa (13/10/2009) ditutup di level Rp9.425-9.395 per USD atau menguat dibanding Senin 12 Oktober kemarin, ditutup di level Rp9.454-9.424 per USD.

Dimana dolar melemah di sesi perdagangan Senin 12 Oktober, karena investor menantikan laporan keuangan kuartal ketiga dari bank-bank besar AS yang akan dirilis pekan ini dengan perkiraan bahwa earning korporasi akan lebih tinggi dari forecast yang akan membuat toleransi risiko lebih tinggi.

Kendati korelasi melemah dalam beberapa bulan terakhir, sebagian investor masih tetap dalam posisi menjual dolar untuk mata uang lainnya dan membeli mata uang yang lebih berisiko.

Rupiah, Rupiah kini, Rupiah terkini, Rupiah terbaru, Rupiah baru, Rupiah Rupiah, gambar Rupiah, foto Rupiah, video Rupiah, biodata Rupiah, biografi Rupiah, sejarah Rupiah, web Rupiah, berita terkini, berita terbaru, berita penting, berita dunia, berita Rupiahia, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita tv, berita Rupiahan, berita gay, berita artis, berita hiburan, berita sukan, berita ekonomi, berita sains, berita teknologi, berita kesihatan, berita sejarah, berita politik, berita bf1, dunia, Rupiahia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Rupiahan, baru, macam-macam, Bf-1