Perang Yerusalem Bisa Terjadi

Perang Yerusalem Bisa Terjadi

2

Perang Yerusalem Bisa Terjadi

YERUSALEM – Pejabat Palestina memperingatkan kemungkinan terjadinya “pertempuran Yerusalem” karena Israel memicu kekerasan di Yerusalem Timur.

Peringatan dari para pemimpin Palestina itu muncul setelah bentrok di Masjid Al Aqsa, Kota Tua, Yerusalem, antara polisi Israel dan warga Palestina. Bentrok terjadi setelah muncul rumor bahwa aktivis Yahudi akan memasuki kompleks Masjid Al Aqsa.

“Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah membuka pertempuran Yerusalem,” tegas Mohammad Dahlan, salah seorang pemimpin dari kubu Fatah pendukung Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Pertanyaan tegas Dahlan itu muncul setelah Wakil PM Israel Silvan Shalom berbicara di radio dengan mengatakan, “Pertempuran sedang terjadi demi kedaulatan Yerusalem dan khususnya untuk Gunung Kuil.”

Menurut Dahlan, Fatah menghendaki aktivitas penuh perdamaian. Namun, dia memperingatkan kemungkinan terjadinya “ledakan konflik” di Yerusalem dan sekitarnya. Dahlan menyamakan kekerasan yang terjadi sepekan terakhir dengan konflik yang terjadi setelah tokoh sayap kanan Israel Ariel Sharon mengunjungi Yerusalem pada 2000 yang memicu rakyat Palestina melawan Israel.

Kepala Negosiator Perdamaian Palestina Saeb Erekat juga turut mengecam rezim pendudukan. “Israel menyalakan api (konflik) dengan harapan menciptakan nyala api yang lebih besar, dengan sengaja meningkatkan ketegangan di wilayah pendudukan Yerusalem Timur dan tidak berupaya mendamaikan situasi,” tegasnya.

Menurut Erekat, Israel meningkatkan ketegangan untuk masuk lebih dalam ke wilayah pendudukan Yerusalem Timur.

“Yang membuat semua ini lebih berbahaya adalah kekosongan yang tercipta akibat ketiadaan proses perdamaian yang kredibelyangmemberiharapan,dan penambahan pemukiman Yahudi di tanah Palestina,” paparnya.

Wali Kota Yerusalem Israel Nir Barkat menjelaskan, kekerasan tidak membantu siapa pun dan Israel harus mengisolasi serta menghentikan kekerasan agar kehidupan di kota ini kembali normal.

“Kekerasan ini bukan kepentingan Israel atau kepentingan Palestina. Ketenangan merupakan keinginan semua pihak. Para provokator harus sadar bahwa upaya mereka tidak berhasil,” katanya.

Polisi Israel telah menahan Raed Salah, pemimpin Gerakan Islam di Israel karena dituduh menyulut kekerasan.

“Salah ditahan karena membuat pernyataan yang bersifat menghasut dalam beberapa hari terakhir,” kata juru bicara polisi Israel Shmulik Ben-Rubi.

Salah ditahan di Wadi Joz, Yerusalem Timur, pada hari ketiga kekerasan sporadis di Kota Suci. Dia pernah ditahan berulang kali dan mendekam di penjara Israel selama dua tahun.

Dalam beberapa hari terakhir,dia menyerukan pada Muslim di kawasan Israel dan Palestina untuk membela Masjid Al-Aqsa dan melawan Israel. Salah merupakan tokoh Gerakan Islam yang memboikot pemilu parlemen Israel, menolak mengakui negara Yahudi tapi maju beberapa kali untuk menjadi anggota Dewan Kota Arab Israel.

Israel menambah penjagaan dengan mengerahkan 2.000 aparat keamanan tambahan saat 70.000 orang berpawai di jalanan Yerusalem pada Selasa (6/10) untuk merayakan festival Sukkot Yahudi. “Situasi kota tenang meskipun ada kerumunan banyak orang, hanya ada dua insiden yang terjadi di mana tidak ada satu orang pun terlukaatauditahan,” ujar polisi Israel.

Sumber dari rakyat Palestina mengungkapkan, kekhawatiran bahwa “konflik kecil” yang terjadi akan dengan cepat menyebar tanpa bisa dikendalikan, seperti yang telah terjadi sebelumnya, jika Israel tetap bertindak brutal tanpa berupaya menenangkan situasi. Presiden Palestina yang didukung Barat,Abbas, menegaskan akan “menghadapi Israel” secara diplomatik.

Sedangkan Utusan AS untuk Timur Tengah George Mitchell akan berada di Yerusalem pekan ini untuk melanjutkan upaya perdamaian antara Abbas dan Netanyahu. Israel mencaplok Yerusalem Timur pada 1967. Tindakan Israel itu dikecam komunitas internasional.

Israel menganggap seluruh kota Yerusalem sebagai bagian dari ibu kota “abadi, dan tidak dapat dibagi-bagi”. Namun, Palestina juga menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina merdeka di masa depan.

Perang, Perang kini, Perang terkini, Perang terbaru, Perang baru, Perang Perang, gambar Perang, foto Perang, video Perang, biodata Perang, biografi Perang, sejarah Perang, web Perang, berita terkini, berita terbaru, berita penting, berita dunia, berita Perangia, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita tv, berita Perangan, berita gay, berita artis, berita hiburan, berita sukan, berita ekonomi, berita sains, berita teknologi, berita kesihatan, berita sejarah, berita politik, berita bf1, dunia, Perangia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Perangan, baru, macam-macam, Bf-1