Penyerapan Stimulus Bisa 90%

Penyerapan Stimulus Bisa 90%

4

Penyerapan Stimulus Bisa 90%

JAKARTA – Stimulus infrastruktur diperkirakan masih bisa terserap 90 persen sampai akhir tahun.Realisasi belanja kementerian/lembaga (K/L) diyakini mencapai puncaknya November dan Desember.

“Mudah-mudahan penyerapan bisa sampai 90 persen. Sebab bila mengikut siklus serapan, dibanding semester pertama, semester kedua biasanya belanja meningkat,” ujar Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta di Jakarta kemarin. Meski data terakhir per 6 Oktober 2009 menunjukkan bahwa realisasi serapan stimulus infrastruktur baru 31,46 persen, Paskah menilai belanja tetap bisa dimaksimalkan hingga akhir tahun nanti.

Menurut dia, rendahnya serapan terjadi karena adanya jeda waktu realisasi setelah tender proyek infrastruktur sesuai Keppres No 80/2003 tentang Kebijakan Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.Paskah meyakini, belanja akan mencapai puncak akselerasi pada November- Desember mendatang. Ini sesuai siklus belanja rutin APBN yang bertumpuk pada dua bulan terakhir tahun anggaran. “Nanti kita lihat akselerasinya pada bulan November dan Desember.

Di situ biasanya ada akselerasinya dan saya rasa, stimulus masih akan tetap menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi 2009 yang kita targetkan 4,5 persen,” paparnya. Paskah menambahkan, bila realisasi belanja stimulus tidak bisa mencapai 100 persen bukan berarti kualitas serapan yang dilakukan K/L terkait buruk. Sebaliknya, ini bisa saja terjadi karena adanya efisiensi belanja mengingat pelaksanaan proyek dilakukan melalui mekanisme tender. “Artinya, kalau penyerapan tidak sampai 100 persen, itu jangan dianggap sebagai suatu ketidakefisienan, tapi harus pula dilihat mungkin ada efisiensi,penghematan,” jelasnya.

Namun, imbuh dia, bila realisasi belanja masih sangat rendah dan tidak didasarkan alasan yang jelas, Bappenas akan merekomendasikan Departemen Keuangan untuk memberikan sanksi agar dilakukan pemotongan anggaran K/L bersangkutan. Sanksi ini sesuai kesepakatan pemerintah- DPR tentang alokasi stimulus fiskal Rp73,3 triliun. Sebaliknya, bila realisasi belanja yang dilakukan cukup memuaskan dan optimal, Bappenas akan merekomendasikan agar anggaran K/L bersangkutan tidak dipotong.Bahkan,bisa saja diusulkan adanya anggaran tambahan.

“Itu akan menjadi reward bagi K/L bersangkutan,”tuturnya. Secara terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, seandainya anggaran stimulus tidak terserap lantaran ada efisiensi, pemerintah tidak akan menjatuhkan sanksi.”Umpamanya dia mengestimasi biaya 100, tapi setelah tender dapatnya 90,ya yang 10 itu tidak keluar. Itu penghematan karena prosesnya sudah lebih bagus,” jelas Sri Mulyani. Namun,lanjut Sri Mulyani,jika alasan tidak terserap karena kegagalan perencanaan dan pelaksanaan, hal itu masuk dalam bagian pemotongan anggaran pada 2010 atau terkena sanksi.

Terkait estimasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), yaitu penyerapan stimulus infrastruktur pada 2010 bisa mencapai 90 persen, Sri Mulyani melihat hal tersebut cukup bagus. Selama ini, tutur dia, rata-rata penyerapan belanja negara memang berada pada kisaran 85-95 persen. “Sehingga kalau 90 persen ya di tengah-tengahnya. Sudah bagus itu,”t egasnya. Jika pemerintah optimistis, pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia Firmanzah tidak begitu yakin.

Menurut dia,realisasi penyerapan stimulus infrastruktur diperkirakan hanya mencapai 50 persen sampai akhir tahun. Adanya susunan kabinet pemerintahan baru dinilai menghambat proses penyerapan stimulus. “Sehingga paling maksimal 55-60 persen. Itu pun segitu sudah bagus,” ujarnya. Namun, lanjut dia, yang terpenting sebenarnya bukanlah besaran penyerapan,tetapi alokasi dan efektivitasnya dalam mendorong pertumbuhan perekonomian nasional.

Penyerapan, Penyerapan kini, Penyerapan terkini, Penyerapan terbaru, Penyerapan baru, Penyerapan Penyerapan, gambar Penyerapan, foto Penyerapan, video Penyerapan, biodata Penyerapan, biografi Penyerapan, sejarah Penyerapan, web Penyerapan, berita terkini, berita terbaru, berita penting, berita dunia, berita Penyerapania, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita tv, berita Penyerapanan, berita gay, berita artis, berita hiburan, berita sukan, berita ekonomi, berita sains, berita teknologi, berita kesihatan, berita sejarah, berita politik, berita bf1, dunia, Penyerapania, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Penyerapanan, baru, macam-macam, Bf-1