IAEA Berterima Kasih ke Iran

IAEA Berterima Kasih ke Iran

3

IAEA Berterima Kasih ke Iran

TEHERAN – Lembaga pengawas nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), menyampaikan terima kasih kepada Iran yang menyampaikan informasi tentang pembangunan fasilitas pengayaan nuklirnya yang baru di dekat kota suci Syiah, Qom.

“Dengan mengacu pada surat 21 September 2009 dari Dubes Ali Asghar Soltanieh kepada Direktur Jenderal IAEA Dr ElBaradei, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Republik Islam Iran yang menyediakan Badan dengan informasi tentang kegiatan Iran terkait pembangunan pabrik baru pengayaan uranium,” sebut surat IAEA kepada Iran, yang salinannya diterima Press TV dan dikutip pada Kamis (1/10/2009). Soltanieh merupakan Wakil Tetap Iran di IAEA.

Iran pada 21 September menginformasikan kepada IAEA tengah membangun sebuah pabrik pengayaan di Fordu, selatan ibu kota Teheran. Pabrik itu, menurut anggota parlemen senior Hassan Ghafouri-Fard, digunakan sebagai cadangan dari fasilitas pengayaan pertama di Natanz.

Iran, selaku penanda tangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (Nuclear Non-Proliferation Treaty/NPT), menegaskan programnya semata-mata ditujukan untuk kepentingan sipil.

“Untuk memastikan bahwa langkah-langkah pengamanan yang tepat diletakkan pada tempatnya, saya akan menghargai untuk menerima informasi lebih lanjut sehubungan dengan nama dan lokasi dari fasilitas pengayaan, status konstruksi, dan rencana-rencana memasukkan bahan nuklir ke dalam fasilitas,” lanjut surat IAEA, yang ditandatangani oleh Herman Nackaerts, salah seorang pejabat IAEA.

“Dengan hormat kami meminta agar informasi ini, bersama dengan informasi lain yang rinci di daftar pertanyaan, diserahkan kepada Badan sesegera mungkin. Badan akan juga menghargai jika diberi akses ke fasilitas sesegera mungkin.”

Menurut aturan, kewajiban memberitahukan IAEA mengenai dibangunnya fasilitas baru adalah enam bulan sebelum digunakan. Akan tetapi Teheran telah menginformasikan IAEA mengenai konstruksi itu sekitar satu tahun setengah sebelum dimasukkannya bahan nuklir ke fasilitas tersebut.

Kabar mengenai surat dari IAEA itu muncul beberapa jam sebelum Iran bertemu enam kekuatan dunia –lima anggota permanen Dewan Keamanan PBB plus Jerman– di Jenewa untuk membahas berbagai-macam isu-isu global.

IAEA, IAEA kini, IAEA terkini, IAEA terbaru, IAEA baru, IAEA skandal, gambar IAEA, foto IAEA, video IAEA, biodata IAEA, biografi IAEA, sejarah IAEA, web IAEA, berita terkini, berita terbaru, berita penting, berita dunia, berita asia, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita tv, berita harian, berita gay, berita artis, berita hiburan, berita sukan, berita ekonomi, berita sains, berita teknologi, berita kesihatan, berita sejarah, berita politik, berita bf1, dunia, asia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, harian, baru, macam-macam, Bf-1