Harga Minyak Anjlok di Bawah US$70/barel

Harga Minyak Anjlok di Bawah US$70/barel

695640345-harga-minyak-anjlok-di-bawah-us-70-barelReaksi para pialang di New York melihat pergerakan harga minyak

Harga Minyak Anjlok di Bawah US$70/barel

VIVAnews – Harga minyak anjlok lebih dari 2 persen hingga berada di bawah US$70 per barel, Selasa, 30 Juni 2009. Penyebabnya adalah data turunnya indeks kepercayaan konsumen di AS. Ini menambah kewaspadaan bakal terganggunya pemulihan ekonomi.

Seperti dikutip dari laman stasiun televisi CNN, minyak mentah jatuh US$1,60 ke posisi US$68,89 per barel setelah sempat menguat hingga level tinggi dalam delapan bulan terakhir pada posisi US$73,38 per barel.

Indeks kepercayaan konsumen bulan Mei menunjukkan bahwa rumah tangga di Amerika Serikat merasa bahwa situasi semakin memburuk. Data suram ekonomi lain menunjukkan bahwa ekonomi Inggris jatuh dalam laju tercepat dalam lebihd dari 50 tahun dalam tiga bulan pertama 2009 dan ekonomi mengalami resesi satu tahun penuh.

Menambah kabar buruk, tingkat pengangguran di negara konsumen minyak terbesar ketiga di dunia meningkat ke level tinggi dalam lima setengah tahun terakhir. Ketersediaan lapangan pekerjaan juga anjlok ke rekor rendah, sehingga mengandaskan harapan akan terjadi pemulihan ekonomi.

“Angka kepercayaan diri konsumen membalikkan momentum,” kata Phil Flynn, analis di PFGBest Research, Chicago. “Ini terjadi sebelum 4 Juli (libur nasional AS) pada akhir pekan dan ini membuat pasar takut bahwa orang-orang akan tinggal di rumah dan tidak bepergian,” lanjut Flynn.

Minyak, Minyak berita, Minyak kini, Minyak dunia, Minyak asia, Minyak malaysia, Minyak melayu, Minyak indon, Minyak indonesia, Minyak kl, Minyak foto, Minyak gambar, Minyak terkini, Minyak web, Minyak harian, Minyak baru, Minyak bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita asia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik