Harga Jual Gula Tinggi, Inflasi Bakal Naik

Harga Jual Gula Tinggi, Inflasi Bakal Naik

5

Harga Jual Gula Tinggi, Inflasi Bakal Naik

JAKARTA – Harga jual gula dinilai masih akan tinggi, sehingga mempengaruhi potensi kenaikan inflasi semakin besar.  Kenaikan harga gula ini menyulut produk industri yang berbahan baku gula.

Tekanan inflasi tersebut, diperkirakan masih akan berlanjut, selain karena kenaikan harga-harga yang diatur pemerintah seperti kenaikan tarif tol, kenaikan harga elpiji (gas).

Hal tersebut disampaikan analis Samuel Sekuritas Indonesia Lana Soelistianingsih, dalam hasil risetnya yang dipublikasikan, di Jakarta, Selasa (13/10/2009).

Harga gula sejak Juli lalu mengalami kenaikan yang terus menerus dari Rp8.000 menjadi Rp11.000 per kilogram (kg) di tingkat eceran. Masih ada potensi kenaikan harga gula karena musim giling tebu akan berakhir pada November 2009, dan stok di produsen seperti PT Perkebunan Nusantara (PT PN) X dan PT PN XI diketahui menipis, dan musim giling baru akan dimulai lagi pada Juni 2010. “Dikhawatirkan akan ada kelangkaan gula selama periode tersebut yang memacu kenaikan harga gula,” katanya.

Sejauh ini pemerintah hanya memberikan ijin impor raw sugar yang diolah menjadi gula rafinasi untuk industri makanan dan minuman, dan bukan gula putih yang dikonsumsi masyarakat.

Harga, Harga kini, Harga terkini, Harga terbaru, Harga baru, Harga Harga, gambar Harga, foto Harga, video Harga, biodata Harga, biografi Harga, sejarah Harga, web Harga, berita terkini, berita terbaru, berita penting, berita dunia, berita Hargaia, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita tv, berita Hargaan, berita gay, berita artis, berita hiburan, berita sukan, berita ekonomi, berita sains, berita teknologi, berita kesihatan, berita sejarah, berita politik, berita bf1, dunia, Hargaia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Hargaan, baru, macam-macam, Bf-1