Dirut Pertamina Minta Kenaikan Harga LPG Jangan Diributkan

Dirut Pertamina Minta Kenaikan Harga LPG Jangan Diributkan

6

Dirut Pertamina Minta Kenaikan Harga LPG Jangan Diributkan

JAKARTA – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan, menyatakan kenaikan harga LPG nonsubsidi sebesar Rp100 per kilogram (Kg) atau Rp1.200 per tabung tidak perlu terlalu diributkan masyarakat.

Pasalnya, kenaikan harga tersebut  tidak sebanding dengan harga rokok yang lebih tinggi dan berdampak buruk bagi kesehatan tapi tidak pernah dipermasalahkan.

“Rp1.200 itu lebih murah dari harga sebungkus rokok yang sampai Rp10.000 yang bapak-bapak beli. Tapi kok dampaknya seolah-olah Rp1.200 itu besar sekali!” tegasnya, saat konferensi pers terakhir di Kantor Departemen ESDM, di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (16/10/2009).

Seperti diketahui, Pertamina memberlakukan harga LPG kemasan 12 kg dan 6 kg baru yaitu Rp5.850 per kg (Rp70.200 per tabung untuk kemasan 12 kg dan Rp35.100 per tabung untuk kemasan 6 kg).

Sementara harga untuk LPG kemasan 3 kg tidak terjadi perubahan. Sedangkan harga LPG kemasan 50 kg sebelumnya adalah Rp7.255 per kg, dan harga yang baru meningkat Rp100 per kg menjadi Rp7.355 per kg (Rp367.750 per tabung 50 kg).

Rupiah, Rupiah kini, Rupiah terkini, Rupiah terbaru, Rupiah baru, Rupiah Rupiah, gambar Rupiah, foto Rupiah, video Rupiah, biodata Rupiah, biografi Rupiah, sejarah Rupiah, web Rupiah, Rupiahta terkini, Rupiahta terbaru, Rupiahta penting, Rupiahta dunia, Rupiahta Rupiahia, Rupiahta malaysia, Rupiahta melayu, Rupiahta indon, Rupiahta indonesia, Rupiahta kl, Rupiahta tv, Rupiahta Rupiahan, Rupiahta gay, Rupiahta artis, Rupiahta hiburan, Rupiahta sukan, Rupiahta ekonomi, Rupiahta sains, Rupiahta teknologi, Rupiahta kesihatan, Rupiahta sejarah, Rupiahta politik, Rupiahta bf1, dunia, Rupiahia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Dolaran, baru, macam-macam, Bf-1