China Berupaya Perluas Kerjasama Dengan Uzbekistan

China Berupaya Perluas Kerjasama Dengan Uzbekistan

W020090619590191283841

China Berupaya Perluas Kerjasama Dengan Uzbekistan

Tashkent (ANTARA/Xinhua) – Wakil Perdana Menteri China Li Keqiang dalam kunjungannya ke Uzbekistan Minggu mengatakan bahwa China berkeinginan memperluas kerjasama dengan Uzbekistan di segala bidang.

“Uzbekistan, sebuah negara dengan pengaruh besar di Asia Tengah, memainkan peranan penting di berbagai urusan regional. Membangun kemitraan dengan Uzbekistan merupakan salah satu prioritas kebijakan luar negeri China,” kata Li dalam pertemuannya dengan Presiden Uzbekistan Islam Karimov.

“China ingin bekerjasama dengan Uzbekistan untuk lebih memperkuat kemitraan dan politik antara dua negara, membuat berbagai upaya memperluas kerjasama bilateral pragmatis di berbagai bidang, serta meningkatkan pertukaran budaya, pendidikan, kesehatan dan olahraga,” tambahnya.

China juga bermaksud meningkatkan kerjasama dengan negara itu dalam suatu kerangka multilateral seperti PBB dan Shanghai Cooperation Organization, kata pejabat China itu lagi.

Li mengatakan bahwa di tengah krisis finansial global, pihaknya telah mengambil berbagai langkah moneter dan fiskal yang tepat guna mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil.

Ia menilai perdagangan bilateral antara ke dua negara masih mengalami pertumbuhan meskipun krisis finansial dan berharap ke dua pihak meningkatkan saling tukar informasi berbagai kebijakan pemerintah guna membantu satu sama lainnya.

Para pemimpin tinggi dan pejabat senior China dan Uzbekistan telah mengadakan pertemuan berbasis regular dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden China Hu Jintao dengan Karimov telah bertemu di sela-sela pertemuan tingkat tinggi (KTT) Organisasi Kerjasama Shanghai yang diadakan di kota Yekaaterinburg, Rusia awal bulan ini. Kedua pihak juga bertemu selama Summer Olympic Games 2008 di Beijing.

Sementara Perdana Menteri China Wen Jiabao telah melakukan kunjungan resmi ke Uzbekistan pada Novemebr 2007 setelah menghadiri pertemuan para Perdana Menteri negara-negara Shanghai Cooperation Organization yang diadakan di ubukota Uzbekistan, Tashkent.

Karimov mengatakan bahwa ke dua negara telah membuat banyak kemajuan dalam kerjasama ekonomi dan perdagangan bilateral, tetapi di mana masih mempunyai potensi untuk lebih dikembangkan dan diperluas.

Li tiba di Tazhkent pada Sabtu untuk kunjungan resmi selama tiga hari ke Uzbekistan, yang merupakan lawatan luar negeri terakhirnya ke tiga negara setelah Turkmenstan dan Finlandia.

China, China berita, China kini, China dunia, China asia, China malaysia, China melayu, China indon, China indonesia, China kl, China foto, China gambar, China terkini, China web, China harian, China baru, China bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita asia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik