Beri Pinjaman, IFC Tak Turunkan Bunga

Beri Pinjaman, IFC Tak Turunkan Bunga

8

Beri Pinjaman, IFC Tak Turunkan Bunga

JAKARTA – International Finance Corporation (IFC) mengumpulkan dana sebesar USD13 miliar dalam tiga tahun ke depan untuk mengurangi dampak perubahan iklim, meningkatkan pendapatan penduduk di pedesaan, dan mendukung pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Hal tersebut seperti diungkapkan IFC Country Manager untuk Indonesia Adam Sack, dalam jumpa pers, di kantornya, Gedung BEI, Jakarta, Kamis (15/10/2009).

“Dana tersebut memanglah target kami, tapi dana sebesar USD13 miliar tersebut bukanlah uang IFC. Dana IFC hanya USD300 juta-USD400 juta. Sisanya dikumpulkan dari peminjaman yang berasal dari bank lain,” jelasnya.

Dana tersebut sejak Juni 2009 sudah mulai disalurkan. Beberapa dari dana itu akan dipergunakan untuk pembiayaan proyek infrastruktur sebesar USD6 miliar, untuk memberikan akses perbankan sebanyak USD2 miliar, serta untuk agribisnis dan forestry sebesar USD4,5 miliar. “Ini untuk tiga tahun ke depan,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan kesepakatan dengan Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN) untuk menyalurkan kredit mikro sebanyak USD17 juta. Begitu juga dengan Bank Andara, dana yang diberikan IFC berdasarkan kesempatan adalah sebesar USD2 juta. “Bank Andara juga dapat USD2 juta dari JBIC,” lanjutnya.

Selain dua bank tersebut, pihaknya juga telah melakukan pembicaraan untuk memberikan pinjaman melalui beberapa perusahaan keuangan lain, antara lain Bank Danamon, OCBC NISP, HSBC, Wom Finance, Hanabank, dan Otto Finance.

Walau demikian, bunga untuk pinjaman tersebut mengikuti pricing pasar. “Dalam memberikan financing, kita mengikuti market pricing yang berlaku dalam pasar itu, ada risiko beda, tapi ada pricing yang baku, bisa ditambahkan sedikit, atau di atas,” tuturnya.

Menurutnya, jika pihaknya memberikan kepentingan yang lebih murah (lebih ringan), maka pasar akan menjadi kacau. Karena pasar sudah terstruktur dengan pricing tersebut. “Malah menjadi antidevelopment,” akunya.

Meski demikian, dia mengaku tidak memberikan ‘harga’ yang mahal untuk pinjaman ini. “Kita juga tidak memberikan yang mahal, kita tidak berkompetisi dalam hal ini, tapi kita berikan nilai tambah, kita bantu dengan corporate governance, kita akan berikan yang layak, sehingga tidak membebani klien, dan klien dari klien kita,” tukasnya.

Beri, Beri kini, Beri terkini, Beri terbaru, Beri baru, Beri Beri, gambar Beri, foto Beri, video Beri, biodata Beri, biografi Beri, sejarah Beri, web Beri, berita terkini, berita terbaru, berita penting, berita dunia, berita Beriia, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita tv, berita Berian, berita gay, berita artis, berita hiburan, berita sukan, berita ekonomi, berita sains, berita teknologi, berita kesihatan, berita sejarah, berita politik, berita bf1, dunia, Beriia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Berian, baru, macam-macam, Bf-1