4 Mahasiswa di Mesir Korban Pelanggaran HAM

4 Mahasiswa di Mesir Korban Pelanggaran HAM

1621117306-4-mahasiswa-di-mesir-korban-pelanggaran-ham

Foto mahasiswa RI yang disiksa di Mesir

4 Mahasiswa di Mesir Korban Pelanggaran HAM

VIVAnews – Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda berharap penganiayaan yang diderita empat mahasiswa Indonesia di Mesir, akhir Juni lalu, tidak terulang lagi. Wirajuda mengatakan apa yang terjadi di Mesir itu dapat dikategorikan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

“Pelanggaran HAM seorang tersangka dalam proses penyelidikan,” kata Wirajuda setelah membuka Lokakarya Election Visitor Program di Hotel Sheraton, Cengkareng, Tangerang, Senin 6 Juli 2009.

Empat mahasiswa Indonesia ditangkap petugas keamanan Mesir pada 28 Juni lalu. Mereka ditahan dengan dugaan terlibat organisasi terlarang di Mesir selama tiga hari dan dibebaskan 1 Juli lalu. Selama ditahan, empat mahasiswa ini mengaku mengalami penyiksaan fisik.

Departemen Luar Negeri telah melayangkan nota protes kepada pemerintah Mesir terkait peristiwa ini. Namun Wirajuda mengatakan belum mendapat jawaban dari pemerintah Mesir.

“Mungkin mereka butuh waktu untuk proses internal dan verifikasi,” kata Wirajuda.

Meski demikian, Wirajuda mengaku maklum dengan tindakan pemerintah Mesir. Menurut Wirajuda, hukum keamanan dalam negeri Mesir memang sangat ketat.

Setiap negara, lanjut Wirajuda memiliki ancaman keamanan tersendiri. Wirajuda mengimbau agar mahasiswa Indonesia di Mesir dan di negara lain mementingkan studinya.

“Mereka harus memahami bahwa ada perbedaan sistem pemerintahan,” kata Wirajuda. “Namun kami tetap berharap agar peristiwa ini tidak terulang.”

HAM, HAM berita, HAM kini, HAM dunia, HAM asia, HAM malaysia, HAM melayu, HAM indon, HAM indonesia, HAM kl, HAM foto, HAM gambar, HAM terkini, HAM web, HAM harian, HAM baru, HAM bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita asia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik