Tag Archives: wall street journal

Harga Minyak Naik, Dekati US$67/barel

695640345-harga-minyak-naik-drastis-dekati-us-67-barel

Harga Minyak Naik, Dekati US$67/barel

VIVAnews – Harga minyak mentah menguat tajam lebih dari 5 persen hingga mendekati US$67 per barel, Kamis 30 Juli 2009. Data ekonomi yang positif di Amerika Serikat (AS) kembali menyalakan  optimisme akan pemulihan ekonomi dari resesi.

Seperti dikutip dari laman The Wall Street Journal, harga minyak mentah light sweet untuk pengiriman September naik US$3,59 (5,7 persen) ke posisi US$66,94 per barel di bursa New York Mercantile Exchange. Sedangkan Harga minyak Brent di ICE Futures, Inggris, menguat US$3,58 (5,4 persen) menjadi US$70,11 per barel.

Pekan lalu, data pemerintah menunjukkan bahwa jumlah pengangguran di Amerika Serikat jatuh ke level terendah dalam tiga bulan terakhir. Sedangkan jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran turun 8.250 menjadi 559.000 orang, level terendah sejak akhir Januari.

Harga Minyak, Harga Minyak berita, Harga Minyak kini, Harga Minyak dunia, Harga Minyak asia,Harga Minyak malaysia, Harga Minyak melayu, Harga Minyak indon, Harga Minyak indonesia, Harga Minyak kl, Harga Minyak foto, Harga Minyak gambar, Harga Minyak bf1, berita dunia, berita majalah, berita baru, berita asia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik, berita-berita, beritakini, beritadunia, beritaasia, beritamalaysia, beritamelayu, beritaindon, beritaindonesia, beritakl, beritafoto, beritagambar, beritaterkini, beritaweb, beritaharian, beritabaru, beritabf1, beritatv, berita8, beritagay, beritapenting, beritabulan, beritakasa, beritaawas, berita2, beritascander, beritajalan, beritamaju, beritasukan, berita kini, berita dunia, berita asia, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita foto, berita gambar, berita terkini, berita web, berita harian, berita baru, berita bf1, berita tv, berita 8, berita gay, berita penting, berita bulan, berita kasa, berita awas, berita scander, berita jalan, berita maju, berita sukan, berita, kini, dunia, asia, malaysia, melayu, indon, indonesia, kl, foto, gambar, terkini, web, harian, baru, bf1

Harga Minyak Dekati Level US$60/barel

695640345-harga-minyak-dekati-level-us-60-barel

Harga Minyak Dekati Level US$60/barel

Harga minyak mentah di bursa utama dunia terus melorot, bahkan sudah mendekati level US$60/barel. Penurunan kali ini akibat laporan dari pemerintah Amerika Serikat (AS) bahwa cadangan sejumlah produk minyak pekan lalu ternyata kian meningkat.

Pada perdagangan di bursa NYMEX New York Rabu siang waktu setempat (Kamis dini hari WIB) – seperti dikutip di laman The Wall Street Journal – harga minyak light sweet untuk kontrak Agustus turun US$2,79 (4,4 persen) menjadi US$60,14/barel. Sedangkan di bursa ICE London, harga minyak Brent juga turun US$2,80 (4,4 persen) menjadi US$60,43/barel.

Aksi lepas massal dari para investor itu terjadi begitu Departemen Energi AS mengungkapkan bahwa cadangan minyak pekan lalu memang turun 2,9 juta barel – atau lebih besar dari proyeksi analis sebesar 2,3 juta barel.

Namun, yang menjadi masalah, pemerintah juga mengungkapkan bahwa cadangan produk minyak seperti minyak hasil sulingan ternyata naik 3,7 juta barel – hampir dua kali lipat dari proyeksi sebesar 1,9 juta barel.

Begitu pula dengan pasokan bahan bakar minyak (BBM), naik 1,9 juta barel. Jumlah itu jauh lebih besar dari proyeksi 900.000 barel.

Ini menandakan bahwa permintaan BBM di AS masih rendah. Artinya, para pemilik kendaraan bermotor pada liburan musim panas tahun tampak menahan diri untuk sering-sering bepergian atau melancong ke tempat yang jauh karena khawatir atas resesi ekonomi.

“Bila saat ini merupakan masa puncak liburan dan pasokan kian meningkat, tandanya permintaan lemah,” kata Harry Tchilinguirian, pengamat dari BNP Paribas di London.

Harga minyak di bursa NYMEX telah turun 16 persen sejak 29 Juni lalu akibat suramnya berbagai laporan indikator ekonomi dan lemahnya permintaan.

Harga Minyak Dekati Level US$60/barel, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel musik, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel video, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel foto, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel cinta, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel berita, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel awek, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel kontraksi, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel Hiburan, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel malaysia, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel Melayu, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel Indon, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel Indonesia, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel gambar, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel cerita, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel pilihan, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel kl, Harga Minyak Dekati Level US$60/barel bf1,Berita Hiburan musik, Berita Hiburan video, Berita Hiburan, Berita, Hiburan cinta, Berita Hiburan berita, Berita Hiburan awek, Berita Hiburan kontraksi, Berita Hiburan Hiburan, Berita Hiburan malaysia, Berita Hiburan Melayu, Berita Hiburan, Berita Hiburan Indonesia,Berita Hiburan gambar, Berita Hiburan cerita, Berita Hiburan pilihan, Berita Hiburan kl, Berita Hiburan bf1, Artis musik, Artis video, Artis foto,Artis berita, Artis awek, Artis kontraksi, Artis Hiburan, Artis malaysia, Artis Melayu, Artis Indon, Artis Indonesia, Artis gambar, Artis cerita, Artis pilihan, Artis kl, Artis bf1, Artis foto, Artis Indon, Artis cinta, hiburan malaysia, hiburan melayu, hiburan korea, hiburan jepun, hiburan

Presiden China Terpaksa Absen dari KTT G-8

13

Hu Jintao

Presiden China Terpaksa Absen dari KTT G-8

VIVAnews – Presiden China, Hu Jintao, terpaksa membatalkan rencana menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G8 di Italia, yang dimulai Rabu, 8 Juli 2009. Pasalnya, Hu lebih mengkhawatirkan situasi keamanan di provinsi Xinjiang-Uyghur di bagian barat laut China, menyusul kerusuhan etnis Minggu lalu.

Laman The Wall Street Journal mengungkapkan bahwa Hu sehari sebelumnya sudah berada di Italia atas undangan forum G-8, yang beranggotakan delapan negara maju (Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Kanada, Jepang, dan Rusia).

Namun, sumber dari kementrian luar negeri China mengungkapkan bahwa Hu kemudian memutuskan pulang setelah mendengar bahwa situasi di Xinjiang kembali ricuh Selasa 7 Juli 2009. Pasalnya, pada hari itu berlangsung demonstrasi dari kedua etnis yang bertikai, yaitu etnis Uyghur dan Han.

Masing-masing kelompok saling menuding sebagai pihak yang bertanggungjawab atas kerusuhan berdarah, Minggu 5 Juli 2009, yang menewaskan lebih dari 150 orang dan melukai lebih dari 1.000 warga di kota Urumqi.

Urumqi merupakan ibukota provinsi Xinjiang-Uyghur, yang termasuk sebagai kawasan otonomi khusus. Mayoritas penduduk di provinsi Xinjiang adalah etnis Uyghur, yang sebagian besar beragama Islam. Namun di Urumqi sendiri, mayoritas penduduk adalah etnis Han.

Kerusuhan itu merupakan kelanjutan dari konflik lama dimana etnis Uyghur merasa bahwa pemerintah selama ini memperlakukan mereka sebagai warga kelas dua. Pasca kerusuhan, pemerintah China langsung memobilisasi pasukan keamanan ke kota Urumqi. Kendati demikian, situasi di Urumqi masih mencekam.

Sementara itu, kalangan pengamat menilai bahwa absennya Hu dari KTT G-8 bakal mengurangi bobot pembicaraan forum para pemimpin negara maju itu. Pasalnya, pada pertemuan tahun ini, G8 mengharapkan partisipasi China untuk turut memperkuat komitmennya mengatasi resesi ekonomi global.

Kendati bukan sebagai anggota G8 dan masih berstatus negara berkembang, China dalam dua dekade terakhir memiliki pertumbuhan ekonomi yang paling pesat. Selain itu, China juga dinilai sebagai kekuatan baru dalam perdagangan dunia.

Polisi di Kota Urumqi, China, bersiap menghadang demonstran. (AP Photo)

Selain itu, dengan absennya Hu, kalangan pengamat bertanya-tanya apakah delegasi China tetap berupaya memajukan sejumlah ageda dengan para anggota G-8. Diantara agenda yang diperjuangkan China adalah usulan mereformasi sistem moneter internasional.

“China kecil kemungkinan akan membicarakan wacana mata uang alternatif pengganti dolar AS sebagai mata uang jangkar bagi sistem moneter internasional,” kata Masaki Fukui, ekonom dari Mizuho Corporate Bank.

– Jadi yang paling dulu tahu hasil Pilpres 2009! Ikuti Quick Count tercepat dan terakurat. Update tiap jam! Ketik REG<spasi>HASIL kirim ke 9386. Tarif Rp 1.000 per SMS, untuk semua operator.

China, China berita, China kini, China dunia, China Chinaia, China malaysia, China melayu, China indon, China indonesia, China kl, China foto, China gambar, China terkini, China web, China harian, China baru, China bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita Chinaia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik