Tag Archives: pemilihan umum

Abbas menekankan bahwa tidak berpartisipasi dalam pemilu Palestina akan diadakan pada awal tahun depan

21

November 5, Otoritas Nasional Palestina Presiden Mahmoud Abbas di Tepi Barat kota Ramallah, pernyataan membaca. Pada hari yang sama, Abbas menegaskan di sini, ia tidak akan berpartisipasi dalam pemilihan umum yang dijadwalkan Januari.

Abbas menekankan bahwa tidak berpartisipasi dalam pemilu Palestina akan diadakan pada awal tahun depan

November 5, Otoritas Nasional Palestina Presiden Mahmoud Abbas di Tepi Barat kota Ramallah, pernyataan membaca. Pada hari yang sama, Abbas menegaskan di sini, ia tidak akan berpartisipasi dalam pemilihan umum yang dijadwalkan Januari. Wartawan Xinhua Chun Hua dan Yu Dia

Xinhua Ramallah, November 5 (Xinhua Zhao Yue Yang Yuanyuan) Presiden Otoritas Nasional Palestina Mahmoud Abbas di Ramallah, Istana Kepresidenan malam dari 5 sebuah pidato televisi, menegaskan bahwa ia tidak akan diselenggarakan awal tahun depan untuk berpartisipasi dalam Nasional Palestina kewenangan Ketua, dan pemilu legislatif Palestina, dan menekankan bahwa tahun depan pemilihan tanggal 24 Januari tidak akan berubah.

Dalam pidatonya, Abbas mengatakan: “Saya ingin memberitahu Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan Gerakan Pembebasan Nasional (Fatah) Komite Sentral, saya tidak punya niat untuk berpartisipasi di tahun depan pemilihan umum Palestina.” Dia berkata: “jalan buntu saat ini mendorong saya untuk untuk mengatakan beberapa sederhana untuk memahami kata-kata: perdamaian di atas semua kepentingan partai, lebih tinggi dari segala pemerintah koalisi. ”

Abbas masih berharap untuk perdamaian di Timur Tengah, ia berkata: “Meskipun krisis meningkat, tetapi realisasi damai ko-eksistensi antara Palestina dan Israel masih mungkin.” Dia juga mengakui bahwa “dua-negara besar solusi menghadapi tantangan, kita tidak tahu di mana ia akan pergi.”

Dalam pidatonya, Abbas menegaskan bahwa harus sesuai dengan resolusi PBB yang relevan, peta jalan dan inisiatif Arab untuk memecahkan Israel-Palestina konflik. Dia mengatakan saat ini Pemerintah Israel telah mengabaikan persyaratan perdamaian, dan terus-menerus di Tepi Barat dan Timur Yerusalem, perluasan pemukiman Yahudi, yang merupakan alasan utama yang menyebabkan Palestina-Israel perundingan damai menemui jalan buntu.

Setelah pidato, Abbas, Komite Sentral Fatah segera mengeluarkan pernyataan mengulangi Fatah, Abbas adalah satu-satunya calon di tahun depan pemilihan umum.

74 tahun Abbas terpilih pada Januari 2005, Presiden Otoritas Nasional Palestina, ia masih Komite Eksekutif PLO Presiden dan pemimpin Fatah.

Abbas, pada malam tanggal 23 Oktober mengeluarkan SK, ke Yerusalem, Tepi Barat dan Jalur Gaza, Palestina pada bulan Januari 24, 2010 di Otoritas Nasional Palestina Presiden dan pemilihan legislatif Palestina.

Abbas menekankan bahwa untuk tidak berpartisipasi dalam pemilu Palestina akan diselenggarakan awal tahun depan, Abbas, Abbas, berita, Abbas dunia, Asia, Abbas Abbas, malaysia, malay Abbas, Abbas, India, Indonesia, Abbas, Abbas kl, Abbas foto Abbas Bay, hari Abbas Abbas, yang baru, Bf1 Abbas, Abbas, berita Bf1, berita Bf1, Abbas, Malaysia Berita, Abbas Indonesia News, Abbas Indonesia News, World News Abbas, Abbas Harian berita, majalah berita Abbas Abbas, Berita baru, Asian News Abbas, Abbas berita bintang, berita hiburan Abbas, teman Abbas berita, berita Masaharu Abbas, Abbas mengulangi dan mengulangi pernyataan bahwa tahun depan, tidak berpartisipasi, untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan dan tidak berpartisipasi dalam awal tahun depan, Palestina, pemilihan umum, pemilu Palestina

Rupiah Bakal Tembus Rp9.150/USD

3

Rupiah Bakal Tembus Rp9.150/USD

BOGOR – Rupiah diprediksi bakal menguat terhadap dolar Amerika akhir tahun ini. Rupiah bakal menembus batas Rp9.200-Rp9.150 per USD.

Perbaikan sektor perbankan dalam negeri berpotensi memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. Apalagi, investor asing berpeluang menanamkan kembali investasinya di Indonesia.

“Kurs rupiah (bakal) menguat karena potensi masuknya asing pada akhir 2009 yang bisa menyentuh level Rp9.200-Rp9.150 per USD, begitu juga di awal 2010,” kata analis Reliance Securities Gina Novrina Nasution, saat ditemui okezone, dalam acara bertajuk ORI untuk BUMI, di Bogor, Jumat (16/10/2009).

Selain itu, perbaikan ekonomi, pelemahan nilai tukar mata uang dolar Amerika, dan faktor pemilihan umum dan presiden yang aman ikut memberikan sentimen positif. “Net foreign buying pada Juni (memang) mencapai Rp7 miliar,” ujar dia.

Dia melanjutkan, kepemilikan asing diperkirakan meningkat pada instrumen surat utang negara (SUN). Sementara itu, imbal hasil (yield) SUN kini membaik menjadi 10,5 persen.

Rupiah, Rupiah kini, Rupiah terkini, Rupiah terbaru, Rupiah baru, Rupiah Rupiah, gambar Rupiah, foto Rupiah, video Rupiah, biodata Rupiah, biografi Rupiah, sejarah Rupiah, web Rupiah, Rupiahta terkini, Rupiahta terbaru, Rupiahta penting, Rupiahta dunia, Rupiahta Rupiahia, Rupiahta malaysia, Rupiahta melayu, Rupiahta indon, Rupiahta indonesia, Rupiahta kl, Rupiahta tv, Rupiahta Rupiahan, Rupiahta gay, Rupiahta artis, Rupiahta hiburan, Rupiahta sukan, Rupiahta ekonomi, Rupiahta sains, Rupiahta teknologi, Rupiahta kesihatan, Rupiahta sejarah, Rupiahta politik, Rupiahta bf1, dunia, Rupiahia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Dolaran, baru, macam-macam, Bf-1

Popularitas Abbas Merosot

PALESTINIANS-ISRAEL/FATAH-ABBAS

Popularitas Abbas Merosot

TEPI BARAT – Popularitas Presiden Palestina Mahmud Abbas pekan ini terus merosot, sedangkan partai yang dipimpinnya, Fatah, tetap lebih unggul dibandingkan Hamas.

Dalam jajak pendapat yang dilakukan Pusat Komunikasi dan Media Yerusalem (JMCC) itu popularitas Abbas anjlok hingga 12,1%, padahal pada Juni lalu sebesar 17,8%. Karena itu, nasib Abbas pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2010 diprediksi akan sama dengan Perdana Menteri Hamas Ismail Haniya dan Marwan Barghuti, pemimpin Fatah yang dipenjara Israel. Mereka hanya akan memperoleh dukungan sekitar 16-17% suara.

Berdasarkan hasil jajak pendapat, Fatah masih lebih populer dibandingkan Hamas. Sebanyak 40% peserta jajak pendapat mengungkapkan akan memilih Fatah pada pemilu mendatang. Hanya 18,7% responden yang memberikan simpati kepada Hamas pada Pemilu 28 Juni 2010.

Mesir hingga saat ini terus mendesak Hamas untuk menyetujui kesepakatan rekonsiliasi yang telah ditandatangani Fatah.

Kesepakatan itu menyebut rencana menggelar pemilu parlemen dan presiden pada 28 Juni 2010. Selain itu juga disebutkan penempatan kembali 3.000 mantan anggota keamanan Fatah untuk bertugas di Jalur Gaza yang kini diperintah Hamas. Abbas mengungkapkan, jika Hamas menolak kesepakatan pemilu pada Juni 2010, pemerintahannya akan menggelar pemilu pada 24 Januari.

Jajak pendapat yang melibatkan 1.200 warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza tersebut juga melaporkan 58,4% warga Palestina tidak percaya dengan kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang berjanji akan membuat perubahan. Hanya 23,7% responden yang percaya akan ada perubahan menuju kesepakatan perdamaian antara Israel dan Palestina.

Sementara itu, Hamas tetap menunda pengiriman delegasi ke Kairo untuk menandatangani kesepakatan rekonsiliasi Palestina. “Hamas menunda pengiriman delegasi ke Mesir karena Jenderal Omar Suleiman tidak berada di Kairo,” ujar Ayman Taha, pejabat senior Hamas. Suleiman merupakan Kepala Intelijen Mesir.

Taha mengungkapkan, komunikasi antara Mesir dan Hamas terus berjalan. Sayangnya Taha tidak mengungkapkan kapan delegasi Hamas akan berangkat ke Kairo. Pejabat Hamas lainnya yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan, ada beberapa poin kesepakatan rekonsiliasi usulan Mesir yang perlu didiskusikan lebih lanjut.

“Hamas meminta ada jaminan implementasi kesepakatan rekonsiliasi tersebut,” paparnya.

Pada Jumat (16/10), Kairo mengumumkan, pihaknya sebagai mediator telah memperpanjang tenggat waktu bagi Hamas untuk menandatangani kesepakatan rekonsiliasi. Menurut kesepakatan itu, berbagai langkah rekonsiliasi akan diimplementasikan oleh komite bersama yang ditunjuk melalui dekrit presiden.

Komite itu terdiri atas anggota Fatah, Hamas, dan faksi-faksi lainnya. Ketegangan dua faksi terbesar, Fatah dan Hamas, memanas sejak Juni 2007 ketika Gaza dikuasai Hamas melalui pertempuran berdarah. Sebelumnya Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyepakati laporan komisi pencari fakta yang menuduh Israel dan pejuang Palestina melakukan kejahatan perang saat agresi Israel di Jalur Gaza.

Dalam agresi Israel pada 27 Desember sampai 18 Januari itu lebih dari 1400 warga Palestina dan 13 warga Israel tewas. Dua puluh lima negara mendukung agar laporan itu dibahas dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB, tapi enam negara menentang, termasuk Amerika Serikat dan Israel yang menyebut laporan itu cacat.

Sebelas negara abstain, termasuk sebagian besar negara Eropa. Wakil Palestina di PBB Ibrahim Kraishi mengatakan, masalahnya sekarang adalah penghormatan terhadap aturan hukum yang ada. “Yang kami minta dari Anda ialah para kriminal dan pembunuh dari kedua belah pihak dan di mana pun tidak bisa tetap berada di luar jangkauan hukum,” tegasnya.

Popularitas, Popularitas kini, Popularitas terkini, Popularitas terbaru, Popularitas baru, Popularitas Popularitas, gambar Popularitas, foto Popularitas, video Popularitas, biodata Popularitas, biografi Popularitas, sejarah Popularitas, web Popularitas, Popularitasta terkini, Popularitasta terbaru, Popularitasta penting, Popularitasta dunia, Popularitasta Popularitasia, Popularitasta malaysia, Popularitasta melayu, Popularitasta indon, Popularitasta indonesia, Popularitasta kl, Popularitasta tv, Popularitasta Popularitasan, Popularitasta gay, Popularitasta artis, Popularitasta hiburan, Popularitasta sukan, Popularitasta ekonomi, Popularitasta sains, Popularitasta teknologi, Popularitasta kesihatan, Popularitasta sejarah, Popularitasta politik, Popularitasta bf1, dunia, Popularitasia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Dolaran, baru, macam-macam, Bf-1