Tag Archives: mahmoud abbas

Presiden Palestina Didesak Mundur

4

Presiden Palestina Didesak Mundur

GAZA – Presiden Palestina Mahmoud Abbas didesak mengundurkan diri. Abbas dianggap mendukung penundaan pengambilan suara di PBB untuk sebuah resolusi berkaitan dengan laporan pelanggaran HAM oleh Israel.

Mahmoud al-Zahar, seorang petinggi kelompok Hamas kepada Al Jazeera mengatakan Abbas bersalah karena melakukan sebuah kejahatan besar terhadap rakyat Palestina.

“Dia mendukung pemimpin militer Israel untuk menyerang Gaza, untuk membunuh Hamas, dan untuk membunuh rakyat karena mereka memberi suara untuk Hamas; untuk mendukung laporan yang sangat penting mengenai kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan Israel,” tegas al-Zahar, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (6/10/2009).

“Dia harus mundur dan dia harus menjalani pengadilan yang fair. Dia tidak mewakili rakyat Palestina.”

Abbas dituding berada di balik penundaan pemungutan suara di Komisi HAM PBB selama setengah tahun mengenai laporan yang dibuat oleh tim yang dipimpin Richard Goldstone, seorang mantan hakim Afrika Selatan yang memimpin investigasi PBB itu.

Abbas diyakini mendapat tekanan masif Pemerintah Amerika Serikat untuk tidak menindaklanjuti laporan PBB tersebut.

Sementara itu ratusan orang di Kota Ramallah, Tepi Barat, memprotes keputusan Otoritas Palestina tersebut. Para demonstran berkumpul dengan mengibarkan plakat yang menyebutkan bahwa penundaan itu merupakan penghinaan terhadap darah para martir dan melukai perasaan rakyat.

Aksi protes juga digelar di Yerusalem, di mana para aktivis pro-Palestina mendesak permintaan maaf dari Abbas. Selain itu, sebanyak 32 kelompok Palestina di Eropa juga mendesak Abbas mengundurkan diri dari jabatannya.

Fatah Teken Proposal Mesir

7

Fatah Teken Proposal Mesir

RAMALLAH – Partai Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas akhirnya menandatangani proposal rekonsiliasi yang diusulkan Mesir.

Penandatanganan itu dilakukan Fatah tanpa kehadiran faksi Hamas setelah pemangku pemerintahan di Jalur Gaza itu menolak hadir di acara tersebut. Hamas masih belum memutuskan apakah akan menyetujui proposal itu atau tidak. Tidak hanya menolak, Hamas menuduh Mesir telah menganiaya hingga tewas saudara kandung juru bicara Hamas.

“Faksi kami telah menandatangani usulan Mesir. Satu delegasi yang dipimpin pejabat senior Fatah Azzam Al-Ahmed akan mengirimkannya ke Kairo,” papar sumber dari Fatah.

Mesir telah mengundang Fatah dan Hamas untuk hadir dalam acara pada 24?26 Oktober di Kairo untuk penandatanganan kesepakatan rekonsiliasi Palestina. Tapi Hamas meminta penundaan waktu karena keputusan Abbas yang mengikuti tekanan Amerika Serikat (AS) agar mendukung pengunduran pemungutan suara laporan jaksa Afrika Selatan, Richard Goldstone, yang menuduh Israel melakukan kejahatan perang dalam agresi di Jalur Gaza pada Desember 2008?Januari 2009 silam.

Laporan yang ditulis Goldstone itu juga menganggap Hamas melakukan kejahatan perang karena melakukan serangan roket lintas batas ke Israel. Tokoh senior Fatah, Mohammed Dahlan, bersama pejabat Fatah lainnya, akan mendesak Abbas untuk menggelar pemilihan umum (pemilu) presiden dan parlemen Palestina pada 25 Januari secara unilateral jika Hamas menolak menyetujui kesepakatan rekonsiliasi.

Menurut sumber dari pemerintahan Presiden AS Barack Obama, Utusan AS untuk Timur Tengah George Mitchell mengatakan pada Mesir bahwa Washington tidak mendukung usulan kesepakatan rekonsiliasi Palestina. Mitchell, menurut sumber itu, menyatakan berbagai aspek dalam kesepakatan itu akan merusak upaya AS meluncurkan kembali negosiasi antara Israel dan Palestina.

Hamas menentang perundingan damai dengan Israel dan menolak seruan Barat untuk menghentikan perlawanan, mengakui Israel, dan menerima kesepakatan damai sebelumnya antara Israel dan Palestina.

Fatah, Fatah kini, Fatah terkini, Fatah terbaru, Fatah baru, Fatah Fatah, gambar Fatah, foto Fatah, video Fatah, biodata Fatah, biografi Fatah, sejarah Fatah, web Fatah, berita terkini, berita terbaru, berita penting, berita Fatah, berita Fatahia, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita tv, berita Fatahan, berita gay, berita artis, berita hiburan, berita sukan, berita ekonomi, berita sains, berita teknologi, berita kesihatan, berita sejarah, berita politik, berita bf1, Fatah, Fatahia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Fatahan, baru, macam-macam, Bf-1

Rekonsiliasi Hamas-Fatah Ditunda

10

Rekonsiliasi Hamas-Fatah Ditunda

KAIRO – Penandatanganan kesepakatan rekonsiliasi Palestina yang dimediatori Mesir dan dijadwalkan pada 25 Oktober mendatang ditunda selama beberapa pekan.

Kabar penundaan itu muncul setelah utusan Presiden AS Barack Obama untuk Timur Tengah, George Mitchell, bertemu Menteri Luar Negeri mesir Ahmed Aboul Gheit di Kairo, Minggu waktu setempat, yang dikutip dari Press TV, Senin (12/10/2009).

Aboul Gheit tidak menyebut faksi Palestina mana yang meminta penundaan. Namun kelompok perjuangan Hamas dalam websitenya mengumumkan bahwa penundaan dilakukan karena Otoritas Palestina menarik dukungan terhadap laporan PBB yang mengecam serangan Israel ke Gaza.

Sebelumnya, Mitchell bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Plt Ketua Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.

Mesir telah berupaya untuk terwujudnya rekonsiliasi dua faksi Palestina, Hamas dan Fatah, semenjak 2007.

Rekonsiliasi, Rekonsiliasi kini, Rekonsiliasi terkini, Rekonsiliasi terbaru, Rekonsiliasi baru, Rekonsiliasi Rekonsiliasi, gambar Rekonsiliasi, foto Rekonsiliasi, video Rekonsiliasi, biodata Rekonsiliasi, biografi Rekonsiliasi, sejarah Rekonsiliasi, web Rekonsiliasi, berita terkini, berita terbaru, berita penting, berita dunia, berita Rekonsiliasiia, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita tv, berita Rekonsiliasian, berita gay, berita artis, berita hiburan, berita sukan, berita ekonomi, berita sains, berita teknologi, berita kesihatan, berita sejarah, berita politik, berita bf1, dunia, Rekonsiliasiia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Rekonsiliasian, baru, macam-macam, Bf-1