Tag Archives: ketat

Roma Terlalu Kuat Buat CSKA

6

Roma Terlalu Kuat Buat CSKA

ROMA – AS Roma berhasil bangkit dari keterpurukan di pertandingan perdana Europa League Grup E. I Giallorossi mampu menghajar CSKA Sofia dengan skor 2-0 di Stadio Olimpico, Jumat (2/10/2009) dini hari WIB.

Dominasi Roma atas CSKA sudah terlihat sejak 10 menit babak pertama berlangsung, di mana Daniele De Rossi dkk memperlihatkan permainan yang sangat agresif dalam laga itu.

Kendati demikian, Roma baru bisa membongkar pertahanan ketat CSKA pada menit ke-20. Adalah Stenafo Okaka yang memencah kebuntuan tim besutan Claudio Ranieri tersebut. 1-0 Roma memimpin.

Unggul 1-0 tidak membuat puas I Giallorossi. De Rossi dkk berhasil memperlebar keunggulan melalui gelandang Simone Perrotta pada menit ke-23. Skor 2-0 Roma memimpin.

CSKA bukan tanpa peluang. Wakil Bulgaria itu memiliki peluang pada babak pertama melalui Ivan Stoyanov, setelah melewati kiper Julio Sergio. Namun, gol gagal tercipta karena bola berhasil dibuang bek John Arne Riise.

Di babak kedua, Ranieri melakukan beberapa perubahan, termasuk menggantikan Mirko Vucinic dengan Jeremy Menez pada menit ke-45. Masuknya Menez menambah daya dobrak Roma.

Wakil Bulgaria itu berusaha memperkecil ketinggalan pada sisa babak kedua. Namun, tim besutan Luboslav Penev itu gagal menembus pertahan Roma dan skor 2-0 bertahan hingga pertandingan usai.

Berikut hasil lengkap Europa League Grup A-Grup F:
Grup A
Anderlecht        1 – 1     Ajax Amsterdam
FC Timisoara   0 – 3     Dinamo Zagreb

Group B
Slavia Prague    1 – 5     Lille
Valencia          3 – 2     Genoa

Group C
Celtic  1 – 1     Rapid Vienna
Hamburger SV            4 – 2     Hapoel Tel Aviv

Group D

Sporting Lisbon           1 – 0     Hertha BSC
Ventspils         0 – 0     SC Heerenveen

Group E
AS Roma        2 – 0     CSKA Sofia
Fulham            1 – 0     Basel

Group F
Dinamo Bucuresti        0 – 1     Panathinaikos
Galatasaray     1 – 1     Sturm Graz

Pemimpin Uighur di Pengasingan Tolak Tuduhan China

3

Pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di Jalan Dawannanlu, Urumqi, Xinjiang UygurAutonomous Region, China, Minggu (5/7), dalam foto yang dirilis oleh kantor berita resmi China Xinhua. Kekerasan yang terjadi di Urumqi, pada Minggu (5/7) (ANTARA/REUTERS/Xinhua-Shen Qiao)

Pemimpin Uighur di Pengasingan Tolak Tuduhan China

Washington (ANTARA News/Reuters) – Perempuan pengusaha Uighur di pengasingan yang juga aktivis Rebiya Kadeer, Senin, menolak tuduhan pemerintah China bahwa dia berada di belakang kerusuhan yang berkecamuk di provinsi barat daya China, Xinjiang, di mana 156 orang dilaporkan tewas.

Media massa pemerintah China mengutip sejumlah pejabat yang tak disebutkan namanya, menyalahkan Kongres Uyghur Sedunia pimpinan Kadeer telah melakukan kekerasan, menyusul demonstrasi suku minoritas Uighur di jalan-jalan ibukota provinsi Urumqi, Minggu, dengan membakar serta melempari kendaraan-kendaraan dan toko-tokok, disamping juga bentrok dengan polisi.

“Tuduhan itu sama sekali keliru. Saya tidak mengorganisasikan protes apapun atau menyerukan rakyat untuk berdemonstrasi,” kata Kadeer melalui seorang penerjemahnya di Washington.

Kepada wartawan, Kadeer mengatakan bahwa dia hanya meminta saudara lelakinya untuk mengingatkan 40 sanak keluarga mereka di kawasan agar menjauhi demonstrasi.

“Seruan saya kepada saudara saya itu itu berarti saya mengorganisasikan seluruh peristiwa itu,” katanya.

Perempuan pengusaha berusia 62 tahun dan ibu dari 11 anak ini, berada di pengasingannya di Amerika Serikat sejak 2005, setelah bertahun-tahun di penjara dan dituduh melakukan kegiatan separatisme.

Kadeer mengatakan ada lima anak dan sembilan cucunya yang berada di Xinjiang, termasuk dua anak puteranya. Semua sanak keluarganya ini mengalami pengawasan yang amat ketat dan Kadeer menyerukan saudara lelakinya agar mereka berpencar guna mengindari tindakan lebih keras dari pemerintah.

Kadeer, yang pernah digadang-gadangkan sebagai pengusaha minoritas sukses sehingga disebut-sebut akan menjadi anggota lembaga konsultatif pada parlemen China sebelum kemudian berbenturan dengan Beijing, menyebut protes massa di Urumqi itu mulanya berlangsung damai sebagai unjuk reaksi mereka atas menjawab kematian dua buruh pabrik etnis Uighur di selatan China, bulan lalu.

“Mereka tidak melakukan kekerasan sebagaimana dituduhkan pemerintah China. Mereka bukan perusuh atau separatis,” katanya.

Ketika ditanya mengapa dia disalahkan atas percekcokan in, Kadeer menyamakan situasi yang sedang dihadapinya dengan keadaan yang dihadapi pemimpin spiritual Tibet di pengasingan, Dalai Lama. Protes dengan kekerasan merebak di Tiibet pada awal 2008.

“Apapun yang terjadi di Tibet, pihak berwenang China dengan cepat menuduh Yang Mulia Dalai Lama sebagai sumber kekacauan dan penghasut untuk semua masalah yang terjadi di Tibet, dan kejadian seperti itu berlaku terhadap saya,” kata Kadeer. (*)

China, China berita, China kini, China dunia, China asia, China malaysia, China melayu, China indon, China indonesia, China kl, China foto, China gambar, China terkini, China web, China harian, China baru, China bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita asia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik

Warga Tibet Rayakan HUT Dalai Lama di Nepal

2

Seorang rahib Tibet menempatkan kata di depan foto Dalai Lama dalam perayaan ulang tahun pemimpin spiritual mereka di Taipei, Senin (6/7). (ANTARA/REUTERS-Pichi Chuang )

Warga Tibet Rayakan HUT Dalai Lama di Nepal

Kathmandu (ANTARA News/AFP) – Ratusan warga Tibet berkumpul di Kathmandu, ibukota Nepal, untuk merayakan hari ulang tahun ke-74 Dalai Lama, sehari setelah pemerintah Nepal menyatakan tidak akan mentoleransi kegiatan anti-China di wilayahnya.

Lebih dari 1.000 orang Tibet di pengasingan mengambil bagian dalam perayaan itu, yang diadakan dengan penjagaan ketat polisi di sebuah stupa Budha di pinggiran Kathmandu, menurut laporan wartawan foto AFP.

Nepal menjadi tempat tinggal sekitar 20.000 warga Tibet pengasingan yang mulai berdatangan dalam jumlah-jumlah besar pada 1959 setelah pemimpin spiritual mereka, Dalai Lama, melarikan diri dari Tibet sesudah pemberontakan yang gagal terhadap penguasa China.

Minggu, Kementerian Dalam Negeri Nepal memperingatkan, mereka tidak akan membiarkan kegiatan yang bertujuan “merongrong persahabatan antara kedua negara”.

“Nepal ingin menjaga hubungan bersahabat dan setara dengan kedua tetangganya,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan menjelang HUT Dalai Lama itu.

“Nepal juga berkomitmen tidak membiarkan wilayahnya digunakan untuk menentang negara yang bersahabat,” tambahnya.

Nepal, yang terletak antara India dan China, mengakui kebijakan “satu China” Beijing — yang berarti Tibet merupakan bagian tak terpisahkan dari China.

Kathmandu berulang kali menyatakan, mereka tidak akan mentoleransi demonstrasi-demonstrasi anti-China karena pemerintah berusaha menjaga hubungan bersahabat dengan negara tetangganya di wilayah utara itu.

Bulan lalu, polisi Nepal menangkap 34 waga Tibet pengasingan ketika mereka berusaha melakukan demonstrasi di dekat perbatasan China.(*)

Tibet, Tibet berita, Tibet kini, Tibet dunia, Tibet asia, Tibet malaysia, Tibet melayu, Tibet indon, Tibet indonesia, Tibet kl, Tibet foto, Tibet gambar, Tibet terkini, Tibet web, Tibet harian, Tibet baru, Tibet bf1, beritabf1, berita bf1, berita kini, beritakini, berita malaysia, berita indon, berita indonesia, berita dunia, berita harian, berita majalah, berita baru, berita asia, berita artis, berita hiburan, berita kawan, berita politik