Tag Archives: jakarta international

IFC Bangun Indonesia USD400 Juta/Tahun

10

IFC Bangun Indonesia USD400 Juta/Tahun

JAKARTA – International Finance Corporation (IFC) yang merupakan anggota kelompok Bank Dunia akan membuat strategi lima tahun untuk memaksimalkan dampak pembangunan di Indonesia.

Menurut IFC Country Manager untuk Indonesia Adam Sack, investasi IFC akan mencapai USD300 juta-USD400 juta per tahun dengan fokus pada pembiayaan jangka panjang, pembagian risiko, dan penanaman modal.

“IFC akan mengukur kemajuannya melalui rencana lima tahun yang ditargetkan akan memperbaiki taraf hidup 41 juta masyarakat Indonesia, memfasilitasi investasi sebesar USD31 juta, dan mengurangi 180 juta ton CO2 setaraf dengan gas rumah kaca,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, di Jakarta, Kamis (15/10/2009).

Dalam prakteknya nanti, IFC akan menggabungkan produk investasi dan pendampingan teknis untuk memperluas akses terhadap layanan keuangan bagi mereka yang belum terlayani, meningkatkan akses terhadap infrastruktur, memperkuat mata rantai persediaan berbasis komoditas seperti agribisnis dan perhutanan, hingga memperbaiki iklim usaha.

Sekadar informasi, hingga 30 Juni 2009, portofolio IFC di Indonesia telah mencapai USD968 juta di Indonesia. Sebagian besar investasi tersebut dilakukan di sektor pasar finansial, sektor agribisnis, dan manufaktur.

Adapun IFC Advisory business di Indonesia didukung oleh pemerintahan Asutralia, Belanda, Selandia Baru, dan Swiss.

IFC, IFC kini, IFC terkini, IFC terbaru, IFC baru, IFC IFC, gambar IFC, foto IFC, video IFC, biodata IFC, biografi IFC, sejarah IFC, web IFC, IFCta terkini, IFCta terbaru, IFCta penting, IFCta dunia, IFCta IFCia, IFCta malaysia, IFCta melayu, IFCta indon, IFCta indonesia, IFCta kl, IFCta tv, IFCta IFCan, IFCta gay, IFCta artis, IFCta hiburan, IFCta sukan, IFCta ekonomi, IFCta sains, IFCta teknologi, IFCta kesihatan, IFCta sejarah, IFCta politik, IFCta bf1, dunia, IFCia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, IFCan, baru, macam-macam, Bf-1

Beri Pinjaman, IFC Tak Turunkan Bunga

8

Beri Pinjaman, IFC Tak Turunkan Bunga

JAKARTA – International Finance Corporation (IFC) mengumpulkan dana sebesar USD13 miliar dalam tiga tahun ke depan untuk mengurangi dampak perubahan iklim, meningkatkan pendapatan penduduk di pedesaan, dan mendukung pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Hal tersebut seperti diungkapkan IFC Country Manager untuk Indonesia Adam Sack, dalam jumpa pers, di kantornya, Gedung BEI, Jakarta, Kamis (15/10/2009).

“Dana tersebut memanglah target kami, tapi dana sebesar USD13 miliar tersebut bukanlah uang IFC. Dana IFC hanya USD300 juta-USD400 juta. Sisanya dikumpulkan dari peminjaman yang berasal dari bank lain,” jelasnya.

Dana tersebut sejak Juni 2009 sudah mulai disalurkan. Beberapa dari dana itu akan dipergunakan untuk pembiayaan proyek infrastruktur sebesar USD6 miliar, untuk memberikan akses perbankan sebanyak USD2 miliar, serta untuk agribisnis dan forestry sebesar USD4,5 miliar. “Ini untuk tiga tahun ke depan,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan kesepakatan dengan Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN) untuk menyalurkan kredit mikro sebanyak USD17 juta. Begitu juga dengan Bank Andara, dana yang diberikan IFC berdasarkan kesempatan adalah sebesar USD2 juta. “Bank Andara juga dapat USD2 juta dari JBIC,” lanjutnya.

Selain dua bank tersebut, pihaknya juga telah melakukan pembicaraan untuk memberikan pinjaman melalui beberapa perusahaan keuangan lain, antara lain Bank Danamon, OCBC NISP, HSBC, Wom Finance, Hanabank, dan Otto Finance.

Walau demikian, bunga untuk pinjaman tersebut mengikuti pricing pasar. “Dalam memberikan financing, kita mengikuti market pricing yang berlaku dalam pasar itu, ada risiko beda, tapi ada pricing yang baku, bisa ditambahkan sedikit, atau di atas,” tuturnya.

Menurutnya, jika pihaknya memberikan kepentingan yang lebih murah (lebih ringan), maka pasar akan menjadi kacau. Karena pasar sudah terstruktur dengan pricing tersebut. “Malah menjadi antidevelopment,” akunya.

Meski demikian, dia mengaku tidak memberikan ‘harga’ yang mahal untuk pinjaman ini. “Kita juga tidak memberikan yang mahal, kita tidak berkompetisi dalam hal ini, tapi kita berikan nilai tambah, kita bantu dengan corporate governance, kita akan berikan yang layak, sehingga tidak membebani klien, dan klien dari klien kita,” tukasnya.

Beri, Beri kini, Beri terkini, Beri terbaru, Beri baru, Beri Beri, gambar Beri, foto Beri, video Beri, biodata Beri, biografi Beri, sejarah Beri, web Beri, berita terkini, berita terbaru, berita penting, berita dunia, berita Beriia, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita tv, berita Berian, berita gay, berita artis, berita hiburan, berita sukan, berita ekonomi, berita sains, berita teknologi, berita kesihatan, berita sejarah, berita politik, berita bf1, dunia, Beriia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Berian, baru, macam-macam, Bf-1

Ekspor Batu Bara Dibatasi 150 Juta / Tahun

10

Ekspor Batu Bara Dibatasi 150 Juta / Tahun

JAKARTA – Ekspor batu bara akan dibatasi menjadi sebesar 150 juta per tahun. Langkah ini mengantisipasi permintaan dalam negeri mengingat semakin meningkatnya kebutuhan batu bara, terutama untuk kebutuhan pembangkit listrik milik PLN yang sebagian besar menggunakan batu bara.

“Kuota ekspor akan kita kurangi untuk Domestic Market Obligation (DMO),” ujar Dirjen Minerbapabum Bambang Setiawan, dalam konferensi pers seusai pembukaan 14TH Bi-annual Indonesian Mining Conference and Exibition, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Rabu (14/10/2009).

Dengan proyek 10 ribu MW tahap I yang sebagian besar berbahan batu bara, maka diperkirakan kebutuhan batu bara PLN akan mencapai 60-70 juta ton per tahun.

Saat ini produksi batu bara sekira 230 juta ton, di mana 68,5 juta ton merupakan kebutuhan domestik dan sisanya diekspor. Dari kebutuhan domestik tersebut, kebutuhan dari pembangkit listrik PLN mencapai 45-50 juta ton. Sedangkan untuk reserved batu bara sebesar 20 miliar ton dan potensi yang ada sebesar 90 miliar ton.

Jepang, China, dan India sebagai pengimpor batu bara terbesar dari Indonesia mengharapkan kuota ekspor sebelum kuota ekspor ditetapkan akan tetap seperti semula bahkan diharapkan dapat meningkat.

Namun pembatasan kuota ekspor tersebut masih menunggu keluarnya PP Minerba, namun spiritnya adalah bagaimana menjaga kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu.

“PP-nya memang belum keluar, moga-moga akhir tahun ini harus sudah keluar,” tukasnya.

Ekspor, Ekspor kini, Ekspor terkini, Ekspor terbaru, Ekspor baru, Ekspor Ekspor, gambar Ekspor, foto Ekspor, video Ekspor, biodata Ekspor, biografi Ekspor, sejarah Ekspor, web Ekspor, berita terkini, berita terbaru, berita penting, berita dunia, berita Eksporia, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita tv, berita Eksporan, berita gay, berita artis, berita hiburan, berita sukan, berita ekonomi, berita sains, berita teknologi, berita kesihatan, berita sejarah, berita politik, berita bf1, dunia, Eksporia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Eksporan, baru, macam-macam, Bf-1