Tag Archives: aset

Anuar Manan aset utama Malaysia

su_04.1

Anuar Manan aset utama Malaysia

JAGUH kebangsaan, Anuar Manan yakin pengalaman dan pendedahan yang dikutipnya bersama pasukan profesional dari Iran, Azad University mampu menjadi aset utama dalam misi skuad lumba basikal negara memenangi satu pingat emas pada Sukan SEA di Laos, Disember depan.

Meskipun gagal mempamerkan peningkatan pada Kejuaraan Berbasikal Asia (ACC) 2009 di Kalimantan bulan lepas, Anuar yang memiliki kepakaran pecutan di laluan landai tetap optimis kilauan emas mampu digenggam di Laos, sekali gus memadam pencapaian perak di Korat dua tahun lalu.

Bukan niatnya mendabik dada, namun pelumba yang berasal dari Kuala Ibai itu beranggapan, keupayaan pelumba lebuh raya negara masih jauh mengatasi pelumba negara lain, terutama dari pasukan Singapura dan Vietnam.

“Bagi saya, sasaran satu pingat emas di Laos adalah realistik dan mampu dicapai oleh skuad lebuh raya negara,” kata Anuar selepas sidang akhbar skuad lumba basikal negara ke Sukan SEA di Laos di Bukit Jalil semalam.

“Prestasi kita sebenarnya tidaklah begitu teruk, malah kami masih ada menunjukkan peningkatan.

“Pada ACC 2009 di Kalimantan baru-baru ini, skuad lebuh raya cuma tidak bernasib baik apabila taktik dan strategi dalam perlumbaan tidak berapa menjadi.

“Begitupun, saya jamin kami akan memberi aksi yang terbaik di Laos nanti.

“Malah, saya juga akan menggunakan segala kepakaran, pengalaman dan pendedahan ketika bersama pasukan Azad University untuk membantu skuad ini memenangi emas.

“Tidak kira siapa yang memenanginya, apa yang penting pingat emas menjadi milik Malaysia,” ujarnya.

Sementara itu, jurulatih skuad lelaki negara, Jamaluddin Omar enggan menjadikan kegaga- lan pada ACC bulan lepas sebagai alasan untuk anak buahnya tidak memenangi pingat emas di Laos dalam acara lebuh raya nanti.

“Sudah pasti sasaran satu pingat emas ini datangnya dari acara lebuh raya,” kata Jama- luddin semalam.

“Dalam masa tiga bulan ini saya akan cuba memberi latihan mengikut perancangan ketua jurulatih, John Beasley dalam usaha mengumpul kekuatan fizikal kepada pelumba kita.

“Lagipun, laluan perlumbaan di Laos banyak mendatar, jadi saya rasa pelumba pecut kita seperti Anuar (Manan) dan Suhargdi (Hassan) tidak mempunyai masalah untuk mengatasi pelumba Singapura, Indonesia dan Vietnam,” tambahnya lagi.

Seramai enam pelumba lebuh raya lelaki yang akan menggalas cabaran negara pada temasya di Laos nanti bakal dipilih menerusi satu perlumbaan terbuka pada Oktober depan.

Lapan pelumba yang tersenarai untuk mengikuti program persiapan ke Sukan SEA Laos ialah Suhardi Hassan, Mohd. Nor Rizuan Zainal, Ahmad Fallanie Ali, Wan Mohd. Najmie Wan Mohamad, Mohammad Rauf Nur Misbah, Anuar Manan, Mohd. Sufi Mat Senam dan Mohd. Sharul Mat Amin.


anuar manan, anuar manan kini, anuar manan terkini, anuar manan terbaru, anuar manan baru, anuar manan skandal, gambar anuar manan, foto anuar manan, video anuar manan, biodata anuar manan, biografi anuar manan, sejarah anuar manan, web anuar manan, berita terkini, berita terbaru, berita penting, berita dunia, berita asia, berita malaysia, berita melayu, berita indon, berita indonesia, berita kl, berita tv, berita harian, berita gay, berita artis, berita hiburan, berita sukan, berita ekonomi, berita sains, berita teknologi, berita kesihatan, berita sejarah, berita politik, berita bf1, dunia, asia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, harian, baru, macam-macam, Bf-1, Anuar Manan

Obligasi sebagai Sarana Investasi yang Menguntungkan

6

Obligasi sebagai Sarana Investasi yang Menguntungkan

Salah satu wahana investasi di pasar modal yang sebenarnya menguntungkan tetapi sering kurang dieksplorasi investor ritel, yakni instrumen pendapatan tetap (fixed income) atau surat utang.

Instrumen pendapatan tetap mempunyai beragam jenis yang berbeda, dari yang mempunyai jangka pendek hingga jangka panjang. Salah satu contoh dari surat utang jangka pendek (dengan jangka waktu kurang dari setahun) yang paling populer di Indonesia adalah sertifikat Bank Indonesia (SBI) serta surat perbendaharaan negara (SPN). Sementara itu, instrumen jangka menengah dan panjang yang banyak diperdagangkan, yakni obligasi yang biasanya diterbitkan pemerintah atau korporasi.

Contoh obligasi yang paling populer di Indonesia saat ini adalah surat utang negara (SUN) yang diterbitkan pemerintah. Dari segi bunganya, obligasi terdiri atas dua jenis,yaitu obligasi yang membayarkan kupon bunga dan obligasi yang tidak membayarkan kupon bunga (zero coupon bonds). Obligasi yang membayarkan kupon akan membayarkan bunga secara periodik, misalnya enam bulan sekali. Besaran kupon yang dibayar ditentukan dengan menggunakan dua cara: ditetapkan sejak awal dengan besaran bunga yang tetap, atau berbunga mengambang dengan mengikuti suku bunga acuan tertentu, misalnya suku bunga SBI.

Sementara itu, zero coupon bonds dijual pada harga diskonto terhadap nilai pokoknya. Semakin jauh tanggal jatuh temponya, semakin besar diskonto yang dikenai terhadap obligasi tersebut. Masing-masing obligasi mempunyai tingkat senioritas tersendiri relatif terhadap utang yang dimiliki penerbit. Obligasi yang dijamin dengan aset yang dimiliki penerbit biasanya mempunyai peringkat yang lebih senior daripada obligasi yang tidak memiliki jaminan (unsecured). Selain itu, ada pula obligasi junior dan obligasi subordinasi yang mempunyai peringkat yang lebih rendah daripada obligasi unsecuredbiasa.

Di Indonesia, penerbit surat utang yang dominan adalah pemerintah. Namun,banyak perusahaan swasta yang telah menggunakan penerbitan obligasi sebagai sarana untuk memperoleh pinjaman dari investor untuk mendanai operasi maupun ekspansi yang dilakukannya tanpa harus meminjam ke bank. Obligasi dapat diperdagangkan di pasar sekunder seperti juga saham. Namun, berbeda dengan saham, pasar sekunder atas obligasi didominasi lembaga keuangan besar terutama bank, reksa dana, sekuritas, dana pensiun, dan asuransi.

Hanya sedikit individu yang bermain langsung di pasar obligasi. Apa penyebabnya? Karena selama ini obligasi diperdagangkan dengan nominal yang cukup besar, yaitu kelipatan Rp1 miliar. Obligasi dengan nominal ratusan juta umumnya dianggap odd lot dan agak sulit diperdagangkan. Tidak heran kalau pemain di instrumen ini merupakan institusi keuangan yang mempunyai kekuatan likuiditas keuangan yang besar.

Untuk memungkinkan investor perorangan yang tidak mempunyai dana miliaran rupiah berinvestasi di obligasi, sejak 2006 pemerintah menerbitkan obligasi ritel Indonesia (ORI), yaitu surat utang pemerintah yang dapat diterbitkan dan dipasarkan pada pecahan mulai dari Rp5 juta sehingga terjangkau bagi investor ritel. ORI memperoleh tanggapan yang baik dari investor ritel sehingga saat ini sudah diterbitkan sebanyak enam seri dengan jumlah nominal yang beredar saat ini sebesar Rp40 triliun.

Sebagai alternatif lain,investor ritel dapat berinvestasi pada reksa dana pendapatan tetap yang masih akan memperoleh keringanan pembayaran pajak hingga 2013. Keuntungan yang dapat diperoleh lewat berinvestasi di obligasi berasal dari dua sumber,yaitu pendapatan bunga periodik serta keuntungan lewat selisih harga jual dan beli yang disebut capital gain. Meskipun secara keseluruhan fluktuasi harga obligasi tidak sebesar saham, kenaikan harga obligasi dapat memberikan tingkat keuntungan yang baik. Selain itu, bunga obligasi rata-rata lebih tinggi daripada suku bunga deposito sehingga menarik bagi investor jangka menengah dan panjang.

Satu hal yang penting, pajak atas bunga dan diskonto obligasi ditetapkan sebesar 15 persen, lebih rendah daripada pajak atas deposito yang 20 persen. Harga obligasi dinyatakan sebagai persentase atas nilai pokok atau nominalnya. Bila harga obligasi sama seperti nilai pokok, harga tersebut disebut harga par atau 100 persen . Bila harga obligasi turun, misalnya menjadi 92 persen, artinya kita dapat membeli obligasi dengan nilai nominal Rp1 miliar cukup dengan membayar Rp920 juta.

Obligasi ini disebut obligasi yang diperdagangkan pada diskon.Sebaliknya,bila harga obligasi 109 persen dari nilai par, kita membeli obligasi dengan nilai nominal Rp1 miliar dengan harga Rp1.090.000.000. Obligasi ini disebut sebagai obligasi yang diperdagangkan dengan harga premium. Apabila seseorang membeli obligasi dengan nominal Rp100 juta dengan harga 100 persen atau Rp100 juta kemudian menjualnya di pasar sekunder pada harga 105 persen atau Rp105 juta, berarti dia mengantongi keuntungan Rp5 juta.

Selama sebuah obligasi tidak default atau gagal bayar, saat jatuh tempo penerbit obligasi wajib untuk membayar kembali pokok obligasi pada nilai nominal. Karena itu, banyak investor yang membeli obligasi kemudian menyimpannya sampai jatuh tempo tanpa memedulikan harga pergerakan harga pasarnya karena dia tetap akan menikmati bunga atau diskonto yang menjadi haknya. Tentu saja berinvestasi di obligasi mengandung beberapa risiko. Risiko yang paling penting adalah risiko default, yakni penerbit obligasi gagal membayar bunga atau pokok.

Kemudian ada risiko suku bunga, yaitu harga obligasi akan dipengaruhi suku bunga di mana harga akan turun saat suku bunga naik dan sebaliknya. Penurunan harga tersebut sering cukup signifikan. Risiko inflasi juga perlu diperhatikan karena bila inflasi meningkat, pendapatan yang diperoleh tidak dapat menutupi penurunan nilai riil dari investasi. Risiko lain yang penting ialah risiko likuiditas. Penerbitan obligasi yang nominal totalnya terlalu sedikit sering tidak likuid sehingga bila investor harus menjual obligasi tersebut secara tiba-tiba,akan timbul kerugian karena harus dijual di bawah nilai pasar.

Selain itu, masih ada beragam risiko lain seperti risiko kurs bagi pembelian obligasi mata uang asing serta risiko bahwa obligasi dapat ditarik penerbitnya atau dicall bagi obligasi yang diterbitkan dengan fitur callable. Seluruh risiko yang ada dalam berinvestasi di obligasi perlu dipahami dan dihitung agar investor dapat memperoleh investasi yang menguntungkan dengan risiko yang terkendali.

Obligasi, Obligasi kini, Obligasi terkini, Obligasi terbaru, Obligasi baru, Obligasi Obligasi, gambar Obligasi, foto Obligasi, video Obligasi, biodata Obligasi, biografi Obligasi, sejarah Obligasi, web Obligasi, Obligasita terkini, Obligasita terbaru, Obligasita penting, Obligasita dunia, Obligasita Obligasiia, Obligasita malaysia, Obligasita melayu, Obligasita indon, Obligasita indonesia, Obligasita kl, Obligasita tv, Obligasita Obligasian, Obligasita gay, Obligasita artis, Obligasita hiburan, Obligasita sukan, Obligasita ekonomi, Obligasita sains, Obligasita teknologi, Obligasita kesihatan, Obligasita sejarah, Obligasita politik, Obligasita bf1, dunia, Obligasiia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Dolaran, baru, macam-macam, Bf-1

Soros: Ekonomi AS Hambat Pertumbuhan Ekonomi Dunia

2

Soros: Ekonomi AS Hambat Pertumbuhan Ekonomi Dunia

NEW YORK  – Miliarder sekaligus investor George Soros mengatakan karut-marut perekonomian Amerika Serikat akan bertindak sebagai hambatan pada pertumbuhan dunia.

Demikian pernyataan pedas pemiliki Soros Fund Management, dalam sebuah konferensi di New York, Kamis 15 Oktober waktu setempat.

“Perekonomian dunia akan memiliki beberapa pertumbuhan, tapi kita (Amerika) pasti datar,” demikian dikatakan oleh Soros, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/10/2009).

Investor di seluruh penjuru dunia pun langsung mendengarkan komentar sang pelaku hedge fund ini dalam taruhan besar pada mata uang, suku bunga, dan saham ini.

Dengan mencontohkan China, Soros mengatakan dirinya percaya bahwa aset perusahaan-perahaan di China telah menanjak.

Sementara ditanya mengenai pergantian dolar Amerika terhadap mata uang China yuan, Soros mengatakan bahwa renminbi adalah undervalued. “Dan itu akan menjadi tidak berkesinambungan,” kata Soros singkat.

Rupiah, Rupiah kini, Rupiah terkini, Rupiah terSoros, Rupiah Soros, Rupiah Rupiah, gambar Rupiah, foto Rupiah, video Rupiah, biodata Rupiah, biografi Rupiah, sejarah Rupiah, web Rupiah, Rupiahta terkini, Rupiahta terSoros, Rupiahta penting, Rupiahta dunia, Rupiahta Rupiahia, Rupiahta malaysia, Rupiahta melayu, Rupiahta indon, Rupiahta indonesia, Rupiahta kl, Rupiahta tv, Rupiahta Rupiahan, Rupiahta gay, Rupiahta artis, Rupiahta hiburan, Rupiahta sukan, Rupiahta ekonomi, Rupiahta sains, Rupiahta teknologi, Rupiahta kesihatan, Rupiahta sejarah, Rupiahta politik, Rupiahta bf1, dunia, Rupiahia, malaysia, melayu, indon, indonesia, foto, gambar, terkini, web, Dolaran, Soros, macam-macam, Bf-1